Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gayahidup » Faktor Psikologis di Balik Gaya Komunikasi Cepat Generasi Z di Era Digital

Faktor Psikologis di Balik Gaya Komunikasi Cepat Generasi Z di Era Digital

  • account_circle Fokus id.com
  • visibility 119
  • comment 0 komentar

Fokusid.com-Di zaman digital yang cepat dan saling terhubung, ketakutan akan kehilangan atau Fear of Missing Out (FOMO) menjadi salah satu tekanan mental yang signifikan bagi cara berkomunikasi Generasi Z. FOMO lebih dari sekadar rasa cemas terhadap tertinggalnya tren, melainkan sebuah dorongan yang kuat untuk selalu terlibat dan aktif di dunia online sebagai bagian dari identitas dan keberadaan sosial mereka.

Generasi Z dibesarkan dalam budaya media sosial dan akses informasi yang cepat, sehingga komunikasi digital bukan hanya berfungsi sebagai sarana bertukar pesan, tetapi juga sebagai platform untuk mengekspresikan diri. Mereka merasa perlu untuk selalu responsif dan relevan agar tidak terasing dalam komunitas online mereka. Dengan demikian, cara komunikasi mereka menjadi sangat cepat dan strategis, menggunakan bahasa yang dinamis seiring dengan tren, seperti istilah FYP (For You Page), TMI (Too Much Information), dan OOTD (Outfit of The Day).

Menurut Dr. Rina Sari, seorang psikolog yang khusus meneliti kesehatan mental remaja, istilah-istilah tersebut lebih dari sekadar jargon semata, tetapi simbol keterhubungan dalam komunitas digital mereka. Meskipun demikian, banyak anggota Gen Z yang mengalami kelelahan emosional akibat tekanan untuk mempertahankan citra yang kadang tidak mencerminkan kenyataan hidup mereka.

Informasi utama disajikan dalam urutan waktu
Tekanan untuk selalu aktif dan memantau media sosial secara konstan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan mental, antara lain:
Kenaikan kecemasan sosial: Ketakutan untuk ketinggalan membuat mereka merasa perlu untuk selalu tampil sempurna.
Stres yang berkepanjangan: Keinginan untuk selalu terup-to-date dan mendapatkan pengakuan dari interaksi digital menimbulkan beban yang melelahkan.
Masalah tidur: Kebiasaan memeriksa media sosial hingga larut malam mengganggu pola tidur yang sehat.
Penurunan produktivitas: Konsentrasi belajar atau bekerja terhalang oleh dorongan untuk tetap aktif di dunia digital.

Fenomena ini menunjukkan kerumitan baru dalam komunikasi digital, di mana rasa takut ketinggalan memengaruhi cara Generasi Z berkomunikasi, mengekspresikan perasaan, dan membangun identitas diri mereka. Para ahli menggarisbawahi bahwa pendidikan literasi digital perlu melampaui keterampilan teknis. Kesadaran emosional dan psikososial sangat penting agar Generasi Z dapat menggunakan media sosial dengan bijaksana dan menemukan keseimbangan hidup yang sehat. Dengan pemahaman ini, mereka bisa mengurangi tekanan FOMO dan meningkatkan kesehatan mental sekaligus kualitas hubungan sosial mereka.

Fenomena FOMO bukan hanya sekadar tantangan dalam komunikasi, tetapi juga mencerminkan kerumitan kehidupan digital generasi muda saat ini. Memahami tekanan ini adalah kunci dalam mendukung kesehatan mental dan menciptakan hubungan sosial yang positif bagi Generasi Z. Dengan pendekatan yang tepat, kita dapat membantu mereka menjelajahi dunia maya tanpa kehilangan keseimbangan dan kebahagiaan dalam kehidupan sehari-hari.(Sumber Kumparan)

Penulis

Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cak Imin Ajak Taubat Nasuha Surati Tiga Menteri sebab krisis Lingkungan

    Cak Imin Ajak Taubat Nasuha Surati Tiga Menteri sebab krisis Lingkungan

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, telah mengirimkan sebuah surat kepada tiga menteri mengenai kebijakan lingkungan. Ia berpendapat bahwa serangkaian bencana yang terjadi disebabkan oleh kesalahan manusia dan pengelolaan alam yang kurang baik. Cak Imin menjelaskan bahwa surat tersebut ditujukan kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral […]

  • Menko bidang Perekonomian Airlangga: Indonesia-Malaysia bahas RCEP hingga hubungan bilateral

    Menko bidang Perekonomian Airlangga: Indonesia-Malaysia bahas RCEP hingga hubungan bilateral

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, menyebutkan bahwa pertemuan antara Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden RI Prabowo Subianto membahas berbagai isu, termasuk Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) dan hubungan bilateral antara kedua negara. “Pertemuan tahunan hari ini membahas salah satu topik mengenai RCEP, Malaysia akan menyelenggarakan pertemuan para pemimpin sehubungan […]

  • Persib hajar 1-0 Bangkok United pastikan lolos ke 16 besar Liga AFC Champions League Two

    Persib hajar 1-0 Bangkok United pastikan lolos ke 16 besar Liga AFC Champions League Two

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Kota Bandung-Fokusid.com– Pelatih tim Persib, Bojan Hodak, merasa bangga karena timnya berhasil maju ke babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL Two) setelah meraih kemenangan 1-0 atas Bangkok United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu malam (10/12). Hodak menganggap pencapaian ini sangat berharga, mengingat Persib harus menghadapi serangkaian pertandingan sulit dengan jadwal yang […]

  • Menag Prof Nasaruddin Umar : CKG di pesantren bukti kebijakan pemerintah yang inklusif

    Menag Prof Nasaruddin Umar : CKG di pesantren bukti kebijakan pemerintah yang inklusif

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan bahwa pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di pesantren dan madrasah menunjukkan komitmen pemerintah untuk kebijakan yang inklusif. “Kita tidak hanya peduli pada anak-anak di sekolah umum, tapi juga di pondok pesantren dan ini berlangsung di ponpes, sehingga tidak ada perbedaan perlakuan antara madrasah dan sekolah,” jelas Imam […]

  • Kemenlu-Kemen Imipas Launching penerbitan paspor diplomatik di Imigrasi

    Kemenlu-Kemen Imipas Launching penerbitan paspor diplomatik di Imigrasi

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta-(Fokusid.com) – Direktorat Jenderal Imigrasi dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri meluncurkan sebuah program penerbitan paspor dinas dan diplomatik di Kantor Imigrasi yang disebut Connected One. Sebelumnya, penerbitan paspor dinas dan diplomatik dikelola oleh Kemenlu dan dilakukan secara terpusat melalui Direktorat Jenderal Protokol […]

  • Donal Trump Mengirimkan Surat kepada Presiden Prabowo Mengenai Tarif Impor 32 Persen, Dapat Dihapus Jika Indonesia Mendirikan Pabrik di Amerika Serikat

    Donal Trump Mengirimkan Surat kepada Presiden Prabowo Mengenai Tarif Impor 32 Persen, Dapat Dihapus Jika Indonesia Mendirikan Pabrik di Amerika Serikat

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Fokusid.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengirimkan surat kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengenai kebijakan tarif impor sebesar 32 persen yang mulai berlaku pada 1 Agustus. Selain kepada Prabowo, Trump juga mengirimkan surat serupa kepada beberapa negara lain terkait perubahan kebijakan tarif impor tersebut. Surat-surat tersebut dipublikasikan secara penuh oleh Trump melalui akun […]

expand_less