Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Politisi PDIP: Narasi bikin bingung publik ,Jokowi Bilang Ada Agenda Besar Politik di Balik Isu Ijazah

Politisi PDIP: Narasi bikin bingung publik ,Jokowi Bilang Ada Agenda Besar Politik di Balik Isu Ijazah

  • account_circle Fokus id.com
  • visibility 129
  • comment 0 komentar

JAKARTA,Fokusid.com – Anggota PDIP Aria Bima memberikan tanggapan terhadap pernyataan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut adanya agenda politik besar di balik isu ijazah palsu. Dia mengingatkan Jokowi sebaiknya menyampaikan hal-hal yang memberikan pencerahan bagi masyarakat alih-alih malah menciptakan kebingungan. “Sebagai presiden yang sudah dua kali menjabat, seharusnya Pak Jokowi fokus pada isu-isu besar dan strategis. Dia perlu memberikan inspirasi bagi bangsa ini untuk maju ke depan,” kata Aria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (15/7/2025).

 

Aria menjelaskan bahwa dalam dunia politik biasanya ada agenda tertentu yang berpengaruh. “Ada narasi yang membuat situasi tidak jelas dan berkontribusi pada kebingungan masyarakat seolah-olah ada skenario tertentu. Menurut saya, Pak Jokowi seharusnya menyadari hal ini sejak lama dalam politik,” tuturnya. Wakil Ketua Komisi II DPR itu tidak menyalahkan Jokowi atas pendapat yang disampaikan. Namun, dia berharap pernyataan yang dikeluarkan lebih menekankan pada rasa kebangsaan daripada menanggapi isu ijazah palsu. “Sebaiknya Pak Jokowi menyampaikan hal yang memotivasi kita sebagai bangsa dan negara. Jangan sampai publik terfokus pada hal-hal yang terlalu kecil,” jelasnya.

 

“Saya anggap isu ijazah ini juga berlebihan, sehingga banyak masalah penting lainnya bagi bangsa tidak terangkat dalam pembicaraan,” tambahnya. Sebelumnya, Jokowi menduga terdapat agenda politik besar di balik isu ijazah palsu dan wacana pemakzulan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Ia berpendapat bahwa isu-isu tersebut bertujuan untuk merusak reputasi politik. Namun, Jokowi melihat isu tersebut sebagai hal yang biasa. “Saya merasakan sepertinya ada agenda politik besar di balik isu-isu tentang ijazah palsu, termasuk pemakzulan,” ungkap Jokowi di rumahnya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, pada Senin (14/7/2025).

 

Menanggapi tuduhan mengenai ijazah palsu yang disampaikan oleh pihak Roy Suryo, Jokowi menegaskan bahwa proses hukum telah berjalan, termasuk laporannya di Polda Metro Jaya yang kini sudah berada di tahap penyidikan. Ayah dari Wapres Gibran Rakabuming Raka itu menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum. Jokowi mempersilakan semua pihak untuk melihat bagaimana proses pengadilan nantinya. (Sumber Sindonews)

Penulis

Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo : di Hut Bhayangkara Polri jangan mau dirusak siapapun !! photo_camera 1

    Presiden Prabowo : di Hut Bhayangkara Polri jangan mau dirusak siapapun !!

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid. com) – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa Korps Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) harus tetap kuat dan tidak boleh dirusak oleh siapapun. Pernyataan ini disampaikannya saat memimpin upacara peringatan HUT Ke-79 Bhayangkara yang diadakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada hari Selasa. “Saya berharap, kepolisian kali ini bisa benar-benar kuat, tidak […]

  • Babak  baru timnas U22 Indonesia di SEA Games 2025

    Babak baru timnas U22 Indonesia di SEA Games 2025

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com – Tim nasional U22 Indonesia akan memulai usahanya untuk mempertahankan medali emas di SEA Games pada minggu depan. Awalnya, Indonesia seharusnya memainkan pertandingan pertama mereka pada pekan ini, Jumat (5/12), melawan Singapura. Akan tetapi, setelah Kamboja mengundurkan diri, Singapura dipindahkan ke Grup A, sehingga Garuda Muda baru akan memulai pertandingan pada minggu depan. Bergabung […]

  • Pemerintah RI Dorong pendidikan Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Belajar

    Pemerintah RI Dorong pendidikan Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Belajar

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com — Sektor pendidikan di Indonesia kembali mempercepat langkah menuju digitalisasi untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah-sekolah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi merupakan salah satu kunci untuk memastikan akses pendidikan yang merata di seluruh wilayah. Dalam penjelasan resminya, Kemendikbudristek menyampaikan bahwa berbagai inisiatif digital seperti platform Merdeka Mengajar, Asesmen […]

  • Rumor calon kandidat pelatih timnas Indonesia John Herdman

    Rumor calon kandidat pelatih timnas Indonesia John Herdman

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com- Dikenal sebagai mantan pelatih tim nasional Kanada, John Herdman dilaporkan menjadi salah satu calon pelatih timnas Indonesia, seperti yang dikutip dari Sky Sports. Sebelumnya, nama Giovanni van Bronckhorst, asisten pelatih Liverpool, juga muncul sebagai kandidat pelatih yang sebelumnya diisi oleh Patrick Kluivert. Herdman telah menunjukkan prestasi luar biasa dengan timnas Kanada, baik tim pria […]

  • RUU KUHAP disebut ugal-ugalan dan draf disembunyikan, Komisi III DPR RI menolak

    RUU KUHAP disebut ugal-ugalan dan draf disembunyikan, Komisi III DPR RI menolak

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Jakarta(Fokusid.com) – Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengingkari anggapan bahwa pembuatan Rancangan Undang-Undang (RUU) mengenai Perubahan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana, atau KUHAP, dilakukan secara sembarangan karena dokumen-dokumen terkait tidak tersedia untuk publik. “Jadi tidak ada yang disembunyikan sama sekali. Oleh karena itu, saya sangat menolak jika proses pembuatan RUU […]

  • Ketua MPR RI Ahmad MuzaniBencana Sumatera pelajaran bagi pemangku kebijakan lingkungan

    Ketua MPR RI Ahmad MuzaniBencana Sumatera pelajaran bagi pemangku kebijakan lingkungan

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com – Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan bahwa bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di beberapa daerah Pulau Sumatera seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi para pengambil keputusan di sektor lingkungan. Berdasarkan foto-foto yang beredar, dia menilai bencana tersebut adalah akibat dari kebijakan-kebijakan yang merusak lingkungan. Dia juga mengharapkan agar kejadian ini dijadikan […]

expand_less