Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ketahanan Pangan pilar utama ketahanan nasional,Mentan Amran

Ketahanan Pangan pilar utama ketahanan nasional,Mentan Amran

  • account_circle Fokus id.com
  • visibility 118
  • comment 0 komentar

Jakarta (Fokusid.com) – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan dasar penting dalam memperkuat ketahanan suatu negara, karena pangan berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan stabilitas bangsa secara keseluruhan.
“Ketahanan pangan merupakan inti dari ketahanan nasional,” ungkap Mentan saat memberikan ceramah umum kepada peserta Pendidikan Pembentukan Pimpinan Negara (P3N) Angkatan XXV dan Pendidikan Pengetahuan Strategis (P4N) Angkatan LXVIII di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, sebagaimana pernyataannya di Jakarta, hari Jumat.

Ia berpendapat bahwa ketahanan pangan adalah pilar utama sebuah negara, karena jika pasokan pangan terganggu, stabilitas di bidang ekonomi, sosial, dan keamanan nasional pun akan terpengaruh secara signifikan.
“Jika ada masalah dengan pangan, maka stabilitas negara juga akan ikut terpengaruh,” jelasnya dalam ceramah umum yang berjudul “Membangun Sistem Hilirisasi Pertanian yang Berdaya Saing untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan”.
Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya masalah ekonomi, tetapi juga berhubungan dengan kelangsungan hidup suatu bangsa.

Ia mengingatkan bahwa kesalahan dalam memahami masalah pangan dapat menghasilkan kebijakan yang tidak tepat dan berdampak lebih besar daripada korupsi.
“Seperti yang diungkapkan Bung Karno, hidup dan matinya suatu bangsa tergantung pada pangan. Salah dalam menganalisis masalah pangan dapat memiliki konsekuensi lebih serius daripada korupsi,” jelas Amran.
Mentan juga menguraikan komitmen nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor pertanian.

Ini ditunjukkan melalui penerbitan tujuh peraturan presiden yang strategis, termasuk aturan mengenai pupuk bersubsidi, harga gabah, dan irigasi.
“Distribusi pupuk kini jauh lebih mudah dan efisien. Proses birokrasi yang sebelumnya menyulitkan petani kini telah dipangkas agar pupuk langsung bisa diterima oleh petani,” ujarnya.
Mentan Amran menyatakan bahwa berkat serangkaian kebijakan yang mendukung petani, produksi beras nasional telah mencapai level tertinggi dalam sejarah.

“Alhamdulillah, produksi beras kita saat ini telah mencapai rekor yang luar biasa. Ini bukan suatu kebetulan, melainkan hasil nyata dari dukungan dan kerja keras pemerintah untuk para petani,” tambahnya.
Ia juga mengajak semua peserta di Lemhannas yang merupakan calon pemimpin nasional untuk aktif berperan dalam memperkuat ketahanan pangan di Indonesia.
“Ketahanan pangan bukan hanya sekadar masalah teknis. Ini adalah isu strategis yang memerlukan dukungan dari semua tingkatan kepemimpinan, baik di pusat maupun daerah,” tegas Mentan.
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan pujian atas pencapaian sektor pertanian di bawah kepemimpinan Amran.

Ia menilai sektor ini kini menjadi sumber harapan baru dalam mewujudkan impian Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
“Perkembangan sektor pertanian saat ini sangat menggembirakan. Ini menunjukkan indikasi kuat bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi kekuatan pangan global,” kata Ace.

Ia menambahkan bahwa sektor pertanian yang sebelumnya sering diremehkan, kini mulai menunjukkan kontribusi yang signifikan terhadap ekonomi nasional, terutama setelah didukung oleh teknologi dan kebijakan yang tepat.
“Dulu sektor ini dianggap hanya memberikan kontribusi kecil terhadap PDB karena kurangnya teknologi. Sekarang kita lihat pertanian mulai bangkit menjadi keunggulan strategis bagi bangsa,” jelas Ace.(Sumber Antara)

Penulis

Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua KPK sudah kaji pencegahan korupsi di sektor lingkungan

    Ketua KPK sudah kaji pencegahan korupsi di sektor lingkungan

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Yogyakarta-Fokusid.com– Pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menginformasikan bahwa lembaga antikorupsi tersebut telah melakukan studi mengenai pencegahan korupsi dalam aspek lingkungan. “Sudah ada, terkait pencegahan, ada di Kedeputian Pencegahan dan Monitoring,” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto setelah menghadiri acara Hari Antikorupsi Sedunia 2025 di Yogyakarta, DI Yogyakarta, pada hari Senin. Setyo memberikan pernyataan tersebut […]

  • Wamen Kebudayaan Giring Ganesha dorong lestarikan cerita Indonesia

    Wamen Kebudayaan Giring Ganesha dorong lestarikan cerita Indonesia

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com – Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo menjelaskan bahwa Program House of Indonesiana adalah salah satu langkah Kementerian Kebudayaan untuk mempertahankan cerita-cerita Indonesia lewat industri film. “Kita memiliki banyak kisah yang telah diwariskan dari generasi ke generasi oleh nenek moyang kita. Tujuan kami dalam mempelajari animasi dan dokumenter adalah agar kisah-kisah tersebut dapat terjaga […]

  • Kawal digitalisasi Pelaksanaan Program bantuan Sosial,Kemkomdigi

    Kawal digitalisasi Pelaksanaan Program bantuan Sosial,Kemkomdigi

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 119
    • 0Komentar

    (Fokusid. com) – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bertanggung jawab untuk memantau proses digitalisasi dalam menjalankan program bantuan sosial pemerintah, terutama dalam penyaluran dana pada Program Keluarga Harapan. Saat pertemuan koordinasi dengan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di Jakarta pada hari Jumat (4/7), Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengungkapkan bahwa Kemkomdigi telah mempersiapkan infrastruktur yang […]

  • Industrial Festival ajang perkuat peran generasi muda, sebut Kemenperin

    Industrial Festival ajang perkuat peran generasi muda, sebut Kemenperin

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali mengadakan Festival Industri sebagai bagian dari agenda tahunan yang bertujuan untuk menjangkau kaum muda dan memperkuat kontribusinya dalam pengembangan sektor industri. Acara ini berfungsi tidak hanya sebagai tempat untuk mengasah kreativitas dan inovasi, tetapi juga sebagai kesempatan signifikan untuk menguatkan kerjasama kaum muda dalam memajukan industri di tanah […]

  • Menkeu Sri Mulyani lanjutkan rencana Prabowo soal haji, Temui Menkeu Arab

    Menkeu Sri Mulyani lanjutkan rencana Prabowo soal haji, Temui Menkeu Arab

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bertemu dengan Menteri Keuangan Kerajaan Arab Saudi, Mohammed Al-Jadaan, untuk melanjutkan pembicaraan hasil pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Pangeran Mohammed bin Salman Al Saud terkait layanan haji dan umrah. Pertemuan ini berlangsung di sela-sela acara Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 yang diselenggarakan di […]

  • Menko PM Gus Imin Kemah Nasional Lintas Iman jadi forum belajar antaragama

    Menko PM Gus Imin Kemah Nasional Lintas Iman jadi forum belajar antaragama

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Jakarta- (Fokusid.com) – Koordinator Menteri Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, mengungkapkan bahwa Perkemahan Nasional Pemuda Lintas Iman 2025 yang akan berlangsung pada 28 hingga 30 November dapat menjadi tempat untuk saling belajar antaragama. “Perkemahan ini berfungsi sebagai wadah untuk memahami satu sama lain antaragama, membangun rasa cinta di antara berbagai agama, serta mendalami sejarah masing-masing […]

expand_less