Meeting Annual Consultation Indonesia-Malaysia: Komitmen Kerja Sama, Perdamaian, dan Perlindungan Migran
- account_circle Fokus id.com
- visibility 123
- comment 0 komentar

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar annual consultation meeting atau pertemuan konsultasi tahunan dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Dato’ Seri Anwar Ibrahim, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (29/07/2025). Doc Setpres
Fokusid.com-Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, mengadakan pertemuan konsultasi tahunan dengan Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Seri Anwar Ibrahim, di Istana Merdeka, Jakarta pada hari Selasa, 29 Juli 2025. Pertemuan yang berlangsung dengan suasana akrab ini menghasilkan berbagai kesepakatan penting, mulai dari penyelesaian masalah bilateral hingga penguatan peran ASEAN dalam menjaga kestabilan kawasan.
Dalam penjelasannya setelah pertemuan, Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan bahwa diskusi antara kedua pemimpin mencakup pencapaian signifikan yang telah diraih oleh kedua negara dalam beberapa waktu terakhir. Salah satu topik yang dibahas adalah kerja sama di bidang pendidikan, terutama untuk anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia.
“Selain itu, juga dibicarakan tentang pendirian Community Learning Center untuk anak-anak dan siswa di Semenanjung Malaysia, serta di Sabah dan Sarawak. Ini diperuntukkan bagi anak-anak dari pekerja migran Indonesia agar mereka bisa mendapatkan pendidikan di sana,” ungkap Menlu Sugiono kepada wartawan.
Pertemuan tersebut juga membahas masalah keamanan wilayah, termasuk peningkatan ketegangan yang terjadi di perbatasan Thailand dan Kamboja. Menlu Sugiono menekankan bahwa Indonesia aktif berkomunikasi dengan Malaysia, yang menjabat sebagai Ketua ASEAN, untuk mendorong upaya meredakan ketegangan.
“Sejak insiden di hari pertama, para menteri luar negeri ASEAN saling berkoordinasi untuk mendorong kedua pihak agar dapat menahan diri. Dan Indonesia juga pada saat itu telah memberitahukan kepada Ketua ASEAN, yaitu Malaysia, bahwa Indonesia siap melakukan segala hal untuk mencapai suasana damai di antara keduanya,” ujar Menlu Sugiono.
Menlu Sugiono menegaskan bahwa ASEAN berkomitmen untuk mencari solusi yang bersifat kekeluargaan.
“Antara Kamboja dan Thailand terdapat Joint Border Committee yang akan ditugaskan untuk membahas masalah perbatasan ini. Namun, kami juga menyampaikan bahwa semua negara anggota ASEAN memiliki keyakinan yang sama bahwa kami ingin menyelesaikannya dengan cara kekeluargaan dan sesuai dengan prinsip ASEAN,” tambah Menlu Sugiono.
Dalam kesempatan ini, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya memperkuat hubungan antara kedua negara di berbagai sektor, terutama ekonomi. Menurut Presiden, kesamaan budaya dan bahasa yang ada menjadi dasar yang kuat untuk menjalin kerjasama yang bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat di Indonesia dan Malaysia.
“Hubungan persahabatan harus tercermin dalam hubungan ekonomi yang baik antara kedua negara demi kesejahteraan masyarakat masing-masing,” kata Menlu Sugiono. (Sumber BPMI Setpres)
Penulis Fokus id.com
Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Saat ini belum ada komentar