Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kemendikdasmen Abdul Mu’ti, tampung masukan publik terkait revisi UU Sisdiknas

Kemendikdasmen Abdul Mu’ti, tampung masukan publik terkait revisi UU Sisdiknas

  • account_circle Fokus id.com
  • visibility 227
  • comment 0 komentar

Jakarta (Fokusid.com) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) saat ini sedang menerima berbagai masukan dari masyarakat mengenai aspek-aspek yang perlu diatur dalam perubahan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).
“Kami masih dalam tahap mengumpulkan suara masyarakat untuk naskah RUU Sisdiknas yang merupakan pengusulan dari DPR,” ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti kepada media setelah menghadiri Festival Harmoni Bintang di Jakarta, pada hari Minggu.

Selanjutnya, Mu’ti menjelaskan bahwa dalam perubahan UU Sisdiknas itu, Kemendikdasmen berfungsi sebagai pendukung dengan tujuan memastikan bahwa revisi undang-undang tersebut dapat diselesaikan pada tahun 2025.
“Undang-undang ini adalah inisiatif dari DPR. Kami lebih berperan sebagai unit pendukung untuk membantu agar undang-undang ini selesai pada tahun ini karena menjadi prioritas dalam prolegnas (program legislasi nasional),” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian telah menyatakan bahwa pihaknya bertekad untuk mendorong kurikulum pendidikan yang lebih fleksibel dan responsif, sesuai dengan kebutuhan lokal, industri, dan perkembangan global melalui revisi UU Sisdiknas.
Menurut Hetifah dalam pernyataannya yang diterima di Jakarta, pada hari Kamis, penting untuk mengatur kurikulum yang lebih adaptif melalui revisi UU Sisdiknas sebagai langkah untuk membentuk generasi yang siap menghadapi masa depan dengan keterampilan yang sesuai.

“Ini bukan hanya sekedar perubahan regulasi, tetapi juga upaya untuk menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan keterampilan yang relevan,” kata Ketua Panja Revisi UU Sisdiknas tersebut.
Lebih lanjut, Hetifah mengungkapkan bahwa pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, pemerintah pusat perlu menyusun kerangka kurikulum nasional yang lebih fleksibel. Sementara itu, daerah dan sekolah akan diberikan kebebasan untuk menyesuaikan dengan konteks lokal masing-masing.

“Kurikulum harus relevan dengan kondisi setempat, seperti di Kalimantan Timur yang menggabungkan budaya lokal dan potensi industri dalam proses belajar mengajar,” papar Hetifah.
Di sisi lain, pada tingkat pendidikan tinggi, Hetifah menekankan pentingnya otonomi bagi perguruan tinggi dalam merancang kurikulum yang berbasis penelitian, keterampilan, dan budaya setempat.
“Perguruan tinggi harus mampu menyusun kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri dan masyarakat, bukan hanya mengikuti standar nasional yang kaku,” ungkap Hetifah. (Sumber Antara)

Penulis

Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tantangan Kesehatan Wanita di Abad 21: Menjaga Keseimbangan Fisik dan Mental

    Tantangan Kesehatan Wanita di Abad 21: Menjaga Keseimbangan Fisik dan Mental

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Fokusid.com_Di abad 21 ini, wanita berhadapan dengan beragam tantangan terkait kesehatan, baik fisik maupun mental. Menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi, pekerjaan, dan tanggung jawab sosial menjadi semakin kompleks. Peran wanita yang multifaset—sebagai ibu, pekerja, istri, dan individu yang berupaya berkembang—sering kali membuat mereka terjebak dalam rutinitas yang melelahkan. Dampaknya, kesehatan mereka—terutama di tengah tekanan sosial […]

  • Pernyataan Tom Lembong Setelah Bebas

    Pernyataan Tom Lembong Setelah Bebas

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 222
    • 0Komentar

    JAKARTA,Fokusid.com – Thomas Trikasih Lembong, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Perdagangan, kini telah dibebaskan setelah menjalani penahanan di Rutan Klas I Cipinang, Jakarta Timur. Kebebasan Tom Lembong diperoleh setelah ia menerima abolisi dari Presiden Prabowo Subianto. Sebagai ucapan syukurnya saat keluar dari penjara, ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto. “Saya sangat berterima kasih […]

  • KKN Kelompok 7,Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI),adakan workshop pembuatan tempat pembakaran sampah minim asap

    KKN Kelompok 7,Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI),adakan workshop pembuatan tempat pembakaran sampah minim asap

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Fokusid.com-Sumbermulyo,  Rembang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Al-Hikmah Indonesia mengadakan workshop pelatihan pembuatan tempat pembakaran sampah minim asap di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, Selasa (02/09/2025). Pelatihan ini menyajikan demonstrasi langsung mengenai cara merakit dan memanfaatkan alat pembakar sederhana yang ramah lingkungan. Alat tersebut dirancang supaya pembakaran sampah berlangsung tanpa menghasilkan asap […]

  • Gus Imin prihatin atas konflik PBNU

    Gus Imin prihatin atas konflik PBNU

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Jakarta- (Fokusid.com) – Abdul Muhaimin Iskandar, yang menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa, mengungkapkan rasa keprihatinan terhadap perselisihan yang terjadi di dalam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). “Kami merasa prihatin terhadap peristiwa seperti ini. Kami merasa prihatin,” kata pria yang biasa dipanggil Cak Imin setelah menghadiri acara Perkemahan Nasional Pemuda Lintas Iman 2025 […]

  • Presiden Prabowo : Perintahkan Pelanggaran Standar Beras Premium dan Medium,  di Tindak Tegas

    Presiden Prabowo : Perintahkan Pelanggaran Standar Beras Premium dan Medium, di Tindak Tegas

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Fokusid.com-Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas dengan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (30/07/2025). Salah satu topik yang dibicarakan adalah temuan pelanggaran standar kualitas beras premium dan medium yang ada di pasar. Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengungkapkan hasil pemeriksaan terhadap 268 merek beras, di mana 212 merek di antaranya tidak […]

  • Makna Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah & Ibadah Kurban, Aturan, Keutamaan, dan Waktu Pelaksanaan !!

    Makna Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah & Ibadah Kurban, Aturan, Keutamaan, dan Waktu Pelaksanaan !!

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Fokusid.Com-Hari perayaan Idul Adha, umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan ibadah mereka, termasuk melaksanakan puasa sunnah. Dua jenis puasa yang sering disorot adalah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Keduanya dilakukan pada tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah, tetapi masih banyak yang merasa bingung dalam membedakan keduanya, baik dari segi waktu, keutamaan, maupun hukumnya. Pada tahun 2025, puasa […]

expand_less