Perwakilan Mahasiswa Apresiasi Kesempatan Dialog dengan Pemerintah di Istana Negara
- account_circle Fokus id.com
- visibility 116
- comment 0 komentar

Perwakilan Mahasiswa dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, serta Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro di Istana Negara, Kamis (04/09/2025) ,Doc Setneg
Fokusid.com.Jakarta-Para wakil mahasiswa dari sejumlah organisasi memberikan ucapan terima kasih atas kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan pihak pemerintah setelah menghadiri pertemuan bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro di Istana Negara pada Kamis malam, 4 September 2025. Pemerintah sangat terbuka dan menyambut baik pertemuan dengan para perwakilan mahasiswa. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab ini dianggap sebagai kesempatan strategis untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat demokrasi di tanah air.
Koordinator Media BEM SI Kerakyatan Pasha Fazillah Afap, menilai undangan untuk silaturahmi tersebut sebagai tanda keterbukaan dari pemerintah. Dia juga menambahkan bahwa respons dari pemerintah sangat positif.
“Tadi Bapak Mensesneg memberikan tanggapan yang baik dan akan disampaikan kepada Bapak Presiden. Sebetulnya, Pak Presiden ingin bertemu kami, tetapi ada acara Maulid di Istiqlal,” ujarnya.
Sementara itu, Kaleb Otniel Aritonang, Ketua BEM UPN Veteran Jakarta, menyatakan bahwa pemerintah siap untuk memenuhi aspirasi mahasiswa. Phalosa dari Universitas Yarsi menambahkan bahwa mahasiswa akan terus mengawasi komitmen tersebut.
“Apapun tuntutannya, hari ini kami sampaikan langsung kepada eksekutif, dan masyarakat serta kami sebagai mahasiswa harus mengawasi. Tentu saja perlu ada pengawasan khusus dari kami sebagai masyarakat dan mahasiswa,” katanya.
Dari kelompok Cipayung, Risyad Fahlefi, Ketua Umum DPP GMNI, menyampaikan bahwa isu utama yang mereka angkat adalah perlindungan bagi aktivis. Sementara itu, Ketua Umum PB PMII, M. Shofiyullah Cokro, menekankan perlunya transparansi dari pemerintah.
“Adanya kendala yang dihadapi oleh pemerintahan seharusnya juga dapat disampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar kami, sebagai mahasiswa dan kaum cendekiawan, dapat membantu, bukan hanya menuntut tetapi juga berkontribusi. Kita semua tentu ingin negara dan bangsa kita maju serta terdidik,” ungkapnya.
Risyad, Ketua Umum DPP GMNI, juga menggarisbawahi bahwa aspirasi mahasiswa telah diterima baik oleh pemerintah. Dia yakin bahwa aspirasi tersebut akan segera diproses melalui koordinasi dengan kementerian dan lembaga yang bersangkutan.
“Intinya, aspirasi kami diterima dan akan segera ditindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan kementerian dan instansi terkait. Kita tinggal menunggu respons selanjutnya dari pemerintah dan DPR. Semoga semua permasalahan dapat diselesaikan,” ujarnya.
Para mahasiswa sepakat bahwa pertemuan ini merupakan langkah awal untuk memperkuat hubungan dengan pemerintah.
“Pertemuan malam ini memotivasi kita untuk terus memberikan kritik dan perbaikan bagi bangsa Indonesia. Terima kasih kepada beliau yang menyampaikan bahwa kritik dan koreksi adalah bentuk kecintaan masyarakat terhadap negara,” kata salah satu perwakilan. (Sumber BPMI Setpres)
Penulis Fokus id.com
Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Saat ini belum ada komentar