Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menyederhanakan NU Kembali ke Khittah

Menyederhanakan NU Kembali ke Khittah

  • account_circle Fokus id.com
  • visibility 74
  • comment 0 komentar

Fokusid.com-Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhir-akhir ini ,seolah Kekacauan dan pergeseran yang terjadi di internal PBNU ini menggugah kembali ingatan kita tentang betapa rapuhnya organisasi ini ketika kepemimpinan tidak memiliki struktur yang jelas.

Setiap pihak merasa memiliki hak untuk mengklaim legitimasi—Rais ‘Aam terpilih melalui Muktamar, begitu pula Ketua Umum. Masing-masing yakin memiliki mandat langsung dari jama’ah, dan di sinilah organisasi mulai mengalami kesulitan, bahkan terhenti selama berbulan-bulan. Keadaan ini menimbulkan kebutuhan mendesak untuk menyederhanakan NU.

1. Menata Ulang Struktur Puncak Organisasi Saatnya NU mempertimbangkan model yang lebih sederhana dan transparan.

Dalam Muktamar yang akan datang, posisi yang dipilih langsung oleh Muktamar sebaiknya hanya Rais ‘Aam. Setelah terpilih, Rais ‘Aam yang baru dapat diberikan wewenang untuk menunjuk Ketua Umum, tanpa harus melalui pemilihan terbuka.

Model ini dapat menyelesaikan dua masalah sekaligus:

– Tidak akan ada lagi dualisme antara dua sosok yang sama-sama merasa terpilih oleh Muktamar;

– Konsolidasi antara Syuriyah dan Tanfidziyah menjadi lebih solid karena Ketua Umum berasal dari mandat Rais ‘Aam, bukan sebagai saingan.

NU harus tetap berlandaskan pada ajaran ulama; bukan merupakan pertempuran kekuasaan yang merusak kehormatan organisasi.

2. Kemandirian Ekonomi PBNU Namun inti permasalahan lebih dalam daripada sekadar struktur. NU perlu mencapai kemandirian ekonomi.

Kemandirian ini harus dimulai dari hal yang paling mendasar dan simbolis: Muktamar.

Muktamar NU harus dirancang kembali dengan sederhana, tulus, dan berbasis swadaya. Tidak perlu tiket, tidak perlu biaya tambahan, dan tidak perlu fasilitas mewah—apalagi jet pribadi atau penerbangan sewaan dari pihak ketiga.

Semua itu hanya menciptakan ketergantungan, pergeseran loyalitas, dan intervensi kepentingan yang tidak menguntungkan jama’ah.

Biarkan delegasi dari PCNU, PCINU, dan PWNU yang hadir menggunakan biaya dari iuran anggota masing-masing. Muktamar bukanlah sebuah festival besar; itu adalah forum diskusi agama, bukan panggung untuk promosi calon atau pamer kemewahan yang bertentangan dengan tradisi NU.

Muktamar dilaksanakan dengan dana sendiri, tanpa bantuan dari luar. Kita harus mengadakan Muktamar seefisien mungkin.

Jika Muktamar bebas dari biaya politik, maka kita akan dapat memilih pemimpin yang layak, bukan yang paling banyak menghabiskan uang. Kualitas lebih penting daripada modal. Integritas lebih tinggi daripada pengaruh.

3. Mengembalikan NU ke Akar Aslinya

NU lahir dari tradisi kesederhanaan para kiai lokal: mengajar, membimbing, dan melayani umat apa adanya. Tidak ada kemewahan. Tidak ada jual beli.

Menyederhanakan NU berarti mengembalikan semangat tersebut:

• struktur yang jelas,

• manajemen yang teratur,

• ekonomi yang mandiri,

• dan Muktamar yang kembali menjadi ruang diskusi suci, bukan arena pertempuran pragmatis.

Dengan cara ini, organisasi ini dapat bangkit dari kesulitan, kembali berjalan, dan memberikan arahan yang nyata bagi jama’ah yang selama ini tetap bergerak meskipun rumah besar mereka sedang dalam masalah.

NU terlalu besar untuk dibiarkan dalam keadaan kacau, dan terlalu berharga untuk terjebak dalam kepentingan jangka pendek.

Menyederhanakan NU bukanlah langkah mundur: justru itu adalah satu-satunya cara untuk maju. (Sumber Berita Gus Nadirsyah Hosen)

Penulis

Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Gelar Pertemuan Khusus dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, pada Lawatan Singkat di Beijing

    Presiden Prabowo Gelar Pertemuan Khusus dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, pada Lawatan Singkat di Beijing

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Fokusid.com-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melangsungkan pertemuan khusus dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, saat kunjungan kerjanya untuk merayakan 80 tahun kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok, pada hari Rabu (03/09/2025). Pertemuan ini merupakan salah satu agenda utama bagi Presiden Prabowo untuk memperkuat kolaborasi strategis antara Indonesia dan Rusia. Sekretaris Kabinet […]

  • Presiden Prabowo Tinjau Posko Pengungsian Banjir di Aceh Tenggara,Dengarkan langsung Keluhan Warga

    Presiden Prabowo Tinjau Posko Pengungsian Banjir di Aceh Tenggara,Dengarkan langsung Keluhan Warga

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Aceh Tenggara-Fokusid.com-Suasana penuh emosi dan kehangatan menyelimuti Posko Pengungsian di Desa Bambel Baru, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Senin (01/12/2025), ketika Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto datang untuk mengecek kondisi para korban banjir yang kini tinggal di tenda-tenda sementara. Ribuan penduduk berkumpul di lokasi pengungsian, menunggu kedatangan Presiden Prabowo. Banjir besar yang melanda daerah itu memaksa […]

  • TNI tugaskan personel bantu tangani bencana di pulau Sumatra

    TNI tugaskan personel bantu tangani bencana di pulau Sumatra

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com – Brigjen TNI Osmar Silalahi, yang merupakan Wakil Kepala Pusat Penerangan TNI, menyampaikan bahwa sebanyak 30. 864 anggota TNI telah dikerahkan untuk membantu mempercepat penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. “Hingga saat ini, jumlah prajurit TNI yang diterjunkan langsung ke lokasi bencana mencapai 30. 864 orang, yang terdiri dari Angkatan Darat, […]

  • Pelatih Persib Bandung ,jangan anggap remeh Bangkok United pada laga terakhir Grup G AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/2026

    Pelatih Persib Bandung ,jangan anggap remeh Bangkok United pada laga terakhir Grup G AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/2026

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Kota Bandung (ANTARA) – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, meminta para pemainnya untuk tidak meremehkan Bangkok United dalam pertandingan terakhir Grup G AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada hari Rabu (10/12). “Pertandingan besok akan menjadi tantangan besar bagi kita. Sekarang, kami adalah dua tim terbaik di […]

  • KP2MI promosikan PMI di resepsi diplomatik KBRI di Athena Yunani

    KP2MI promosikan PMI di resepsi diplomatik KBRI di Athena Yunani

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com– Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) melakukan promosi pekerja terampil dari Indonesia dalam acara diplomatik peringatan HUT ke-80 RI di Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Athena, Yunani, pada Kamis (27/11). Langkah ini diambil oleh Wakil Menteri P2MI, Christina Aryani, selama kunjungannya ke Yunani untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di lingkungan internasional. “Salah […]

  • Menkeu Sri Mulyani janji konsisten anggarkan 5 persen APBN buat kesehatan

    Menkeu Sri Mulyani janji konsisten anggarkan 5 persen APBN buat kesehatan

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan komitmennya untuk terus mengalokasikan dana bagi sektor kesehatan sebesar 5 persen dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. “Sejak tahun 2016, #UangKita telah secara konsisten mengalokasikan lebih dari 5 persen dari anggaran, agar masyarakat dapat menikmati layanan dan akses kesehatan yang berkualitas,” ujar Sri Mulyani di Instagram […]

expand_less