banner 728x250

Gus Imin prihatin atas konflik PBNU

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Muhaimin Iskandar (kedua kiri) dalam acara Perkemahan Nasional Pemuda Lintas Iman 2025 di Jakarta, Sabtu (29/11/2025). Doc ANTARA
banner 120x600

Jakarta- (Fokusid.com) – Abdul Muhaimin Iskandar, yang menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa, mengungkapkan rasa keprihatinan terhadap perselisihan yang terjadi di dalam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

“Kami merasa prihatin terhadap peristiwa seperti ini. Kami merasa prihatin,” kata pria yang biasa dipanggil Cak Imin setelah menghadiri acara Perkemahan Nasional Pemuda Lintas Iman 2025 di Jakarta pada hari Sabtu.

Dia menambahkan bahwa konflik di dalam PBNU telah menyebabkan kesedihan bagi banyak warga NU.

“Saya percaya semua warga NU merasa sedih. Mereka merasa bingung dengan situasi ini,” ujarnya.

Meskipun demikian, dia mengajak semua pihak untuk menunggu penyelesaian dari masalah ini.

Konflik ini dimulai ketika muncul hasil Risalah Harian Syuriyah yang meminta Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, untuk mundur dari jabatannya dan memberikan tenggat waktu selama 3×24 jam.

Beberapa saat kemudian, diterbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 4785/PB. 02/A. II. 10. 01/99/11/2025 yang menyatakan bahwa Yahya Cholil Staquf tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PBNU berdasarkan tindak lanjut dari risalah harian Syuriyah tersebut.

Surat edaran ini ditandatangani oleh Wakil Rais Aam PBNU, Afifuddin Muhajir, dan Katib PBNU, Ahmad Tajul Mafakir.

Dalam surat itu, dinyatakan bahwa Yahya Cholil Staquf sudah tidak menjabat sebagai Ketua Umum mulai tanggal 26 November 2025.

Menanggapi isu ini, Yahya Cholil Staquf meminta agar polemik internal dalam organisasi tersebut yang mengarah pada pencopotan dirinya bisa diselesaikan bersama dalam Muktamar NU.

Sementara itu, Katib PBNU Ahmad Tajul Mafakhir menyatakan bahwa Yahya Cholil Staquf berhak mengajukan keberatan atas keputusan untuk mencopotnya dari jabatan Ketua Umum PBNU kepada Majelis Tahkim PBNU.(Sumber Antara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *