Presiden AS Donald Trump kejutkan masyarakat Venezuela usai Umumkan Langit Venezuela Ditutup Total
- account_circle Fokus id.com
- visibility 46
- comment 0 komentar

ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump berbicara selama upacara pengampunan kalkun tahunan pada Hari Thanksgiving di Rose Garden, Gedung Putih, Washington, D.C., pada 25 November 2025. (Doc Kontanid)
Fokusid.com – WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah mengejutkan masyarakat di Venezuela dengan pengumuman bahwa seluruh ruang udara di atas dan sekitar negara tersebut sepenuhnya ditutup.
Pemberitahuan yang disampaikan melalui postingan di Truth Social pada Sabtu (29/11/2025) tersebut tidak dilengkapi dengan rincian tambahan, sehingga menciptakan kebingungan di, Caracas, dan menimbulkan pertanyaan di kalangan pejabat AS sendiri.
Beberapa pejabat di AS yang dihubungi Reuters mengungkapkan rasa terkejut, karena mereka tidak mengetahui adanya operasi militer yang bertujuan untuk menegakkan penutupan tersebut. Pentagon serta Gedung Putih tidak memberikan informasi lebih lanjut.
Pemerintah Venezuela langsung merespons dengan mengkritik pernyataan Trump, menyebutnya sebagai ancaman yang bersifat kolonial dan melanggar kedaulatan negara serta hukum internasional. Caracas menegaskan bahwa tindakan itu bersifat sepihak dan agresif.
Dalam pernyataannya, pemerintah Venezuela menduga AS sedang menunjukkan “ambisi kolonial” dan meminta komunitas internasional untuk menolak tindakan yang dianggap tidak etis tersebut.
Pernyataan Trump terjadi di tengah meningkatnya tekanan dari Washington terhadap Presiden Nicolás Maduro. Sebelumnya, AS telah menuduh Maduro terlibat dalam perdagangan narkoba, tuduhan yang selalu dibantah oleh pemerintah Venezuela.
Reuters melaporkan bahwa pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan berbagai alternatif terkait situasi di Venezuela, termasuk usaha untuk menjatuhkan Maduro. AS juga dilaporkan siap memasuki tahap baru dari operasi militer setelah penempatan besar-besaran kekuatan di Karibia dan serangkaian serangan terhadap kapal yang diduga mengangkut narkoba di dekat pantai Venezuela. Trump bahkan telah memberikan izin untuk operasi rahasia CIA di wilayah tersebut.
Maduro, yang telah memimpin sejak 2013, berkali-kali menyatakan bahwa AS berusaha untuk menjatuhkannya, serta meyakinkan bahwa rakyat dan militer Venezuela akan melawan setiap upaya intervensi.
Trump sebelumnya memberi tahu anggota militer bahwa AS akan segara meluncurkan operasi darat guna mengatasi sindikat narkoba dari Venezuela. Iran, yang merupakan sekutu Venezuela, juga mengkritik langkah Trump dan menyebutnya berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan di seluruh dunia. Warga di Caracas yang diwawancarai oleh Reuters menyatakan kekhawatiran atas konsekuensi praktis dari pengumuman tersebut. Beberapa orang merasa bahwa keputusan itu tidak adil dan dapat mengganggu mobilitas masyarakat.
“Orang perlu bepergian untuk bekerja, berdagang, dan berkunjung ke keluarga. Kami tidak bersalah dalam situasi politik ini,” kata Manuel Romero, seorang pembantu dapur.
Sementara itu, Carmen Castillo, seorang pengacara, mengungkapkan bahwa pengumuman tersebut dapat menghalangi warga untuk bertemu keluarga mereka saat liburan akhir tahun. “Kami merasa terjebak di Caracas,” ungkapnya.
Pemerintah Venezuela juga menyampaikan bahwa kebijakan Trump berarti menghentikan penerbangan deportasi untuk para migran. Hampir 14. 000 warga Venezuela baru-baru ini dipulangkan dari AS dalam beberapa bulan terakhir melalui penerbangan dua kali seminggu sebagai bagian dari pengetatan kebijakan imigrasi Trump.
Di bagian timur laut Venezuela, warga melaporkan adanya peningkatan patroli oleh aparat keamanan serta relawan yang mendukung pemerintah setelah serangan kapal oleh AS. Sinyal GPS di beberapa daerah juga mengalami gangguan di tengah meningkatnya aktivitas militer AS.
Pengumuman Trump muncul setelah FAA (Otoritas Penerbangan Federal AS) memberikan peringatan tentang potensi bahaya bagi penerbangan yang melintasi Venezuela akibat memburuknya situasi keamanan dan meningkatnya aktivitas militer di wilayah tersebut. Menyusul peringatan tersebut, Venezuela mencabut izin operasi dari enam maskapai internasional yang sebelumnya menghentikan penerbangan ke negara itu. (Sumber Kontanid)
Penulis Fokus id.com
Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Saat ini belum ada komentar