Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Politics » Resmi DPR RI Sahkan Prolegnas Prioritas 2026,ada Enam RUU Dicabut

Resmi DPR RI Sahkan Prolegnas Prioritas 2026,ada Enam RUU Dicabut

  • account_circle Fokus id.com
  • visibility 41
  • comment 0 komentar

Jakarta-Fokusid.com – DPR RI secara resmi mengesahkan dan menetapkan modifikasi Program Legislasi Nasional (Prolegnas) RUU Prioritas Tahun 2026 dan Perubahan Kedua Prolegnas RUU Tahun 2025-2029.

Keputusan ini diambil dalam Sidang Paripurna yang berlangsung di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (8/12/2025).

Sidang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Keputusan ini diambil setelah mendengarkan laporan evaluasi dari Badan Legislasi (Baleg) DPR RI.

“Sidang dewan yang kami hormati, kami ingin menanyakan kepada sidang yang terhormat, apakah laporan dari Badan Legislasi DPR RI mengenai hasil pembahasan perubahan Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2026 dan perubahan kedua Prolegnas RUU Tahun 2025-2029 dapat disetujui? ” tanya Dasco dalam pertemuan tersebut.
“Setuju! ” seru para anggota dewan secara bersamaan, yang kemudian langsung disusul oleh ketukan palu pengesahan oleh Dasco.

Laporan Baleg: 6 RUU Dipindahkan ke 2026
Sebelum pengesahan, Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan, menyampaikan laporan hasil pembahasan yang telah dilakukan dengan pemerintah dan DPD RI. Bob mengungkapkan bahwa semua fraksi telah sepakat secara bulat terhadap daftar RUU itu.
Dalam laporannya, Bob Hasan menguraikan jumlah RUU yang masuk dalam kategori prioritas.

“Rapat kerja Badan Legislasi DPR RI yang melibatkan Menteri Hukum RI dan panitia penyusun undang-undang DPD RI telah menyetujui jumlah Prolegnas RUU Perubahan Kedua Tahun 2025-2029 sebanyak 199 RUU beserta 5 daftar

RUU kumulatif terbuka, serta jumlah Perubahan Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2026 sebanyak 64 RUU dan 5 daftar RUU kumulatif terbuka,” jelas Bob Hasan.

Bob menambahkan, berdasarkan evaluasi pelaksanaan Prolegnas 2025, terdapat berbagai pergeseran. Baleg dan Pemerintah sepakat untuk menarik 6 RUU dari Prolegnas 2025. Keenam RUU itu adalah:

1.RUU tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

2.RUU tentang Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia.

3.RUU tentang Patriot Bond (Surat Berharga).

4.RUU tentang Daya Anagata Nusantara (Danantara).

5.RUU tentang Perubahan Keempat Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara 5.(BUMN).

6.RUU tentang Penyesuaian Ketentuan Pidana dalam Undang-Undang dan Peraturan Daerah.

Di samping pergeseran enam RUU tersebut, Baleg juga memasukkan beberapa usulan baru ke dalam Prolegnas Prioritas 2026.

Bob Hasan menyampaikan bahwa terdapat RUU tentang Penyadapan dan RUU tentang Pengelolaan Air Minum dan Sanitasi yang diajukan oleh Baleg.

“Rapat kerja juga sepakat untuk mengajukan RUU tentang Masyarakat Hukum Adat sebagai usulan Badan Legislasi dalam Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2026. Sebelumnya, dalam Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2025, RUU tersebut diajukan oleh anggota,” tambah Bob.

Mengenai kinerja legislasi tahun 2025, Bob melaporkan bahwa per tanggal 27 November 2025, sebanyak 21 RUU telah disetujui menjadi Undang-Undang.

Selain itu, terdapat 9 RUU dalam tahap pembicaraan tingkat satu, 7 RUU menunggu penugasan tingkat satu, 3 RUU dalam proses harmonisasi, dan 34 RUU dalam proses penyusunan.

Penulis

Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah AS akhiri status perlindungan sementara warga Myanmar

    Pemerintah AS akhiri status perlindungan sementara warga Myanmar

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Washington (Fokusid.com) – Pemerintahan AS Presiden Donald Trump akan mengakhiri Status Perlindungan Sementara (TPS) untuk lebih dari 4. 000 orang Myanmar yang berada di Amerika Serikat mulai 24 Januari, dengan alasan bahwa situasi di negara asal mereka sudah membaik. “Dengan pemberitahuan ini, Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) menginformasikan bahwa Menteri Keamanan Dalam Negeri telah memutuskan […]

  • Menaker Yassierli dorong perubahan paradigma pengelolaan Jamsos

    Menaker Yassierli dorong perubahan paradigma pengelolaan Jamsos

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan bahwa pentingnya perubahan cara pandang dalam pengelolaan jaminan sosial, beralih dari pendekatan reaktif yang hanya membayar klaim atau kompensasi, menuju pendekatan yang lebih berfokus pada pencegahan dan promosi. Dalam pernyataannya di Jakarta pada hari Kamis, Yassierli menjelaskan bahwa pendekatan baru ini menekankan pentingnya tindakan proaktif untuk mencegah risiko sejak […]

  • Lesti Kejora berbicara kekaburan norma UU Hak Cipta, Di sidang MK

    Lesti Kejora berbicara kekaburan norma UU Hak Cipta, Di sidang MK

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Penyanyi Lestiani, yang lebih dikenal sebagai Lesti Kejora, membahas ketidakjelasan norma dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan uji materi di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, pada hari Selasa. Lesti menjelaskan bahwa ketidakjelasan norma dalam UU Hak Cipta membuat para pelaku pertunjukan, termasuk dirinya, berisiko untuk […]

  • Presiden Prabowo tekankan Pentingnya Pertahanan Nasional di Tengah Geopolitik Global

    Presiden Prabowo tekankan Pentingnya Pertahanan Nasional di Tengah Geopolitik Global

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Fokusid.com-Presiden Prabowo Subianto mengundang beberapa pimpinan tinggi TNI dan beberapa menteri dari Kabinet Merah Putih ke rumahnya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada hari Jumat (01/08/2025). Rapat ini membahas situasi terkini di negara kita, di tengah perubahan geopolitik dan geoekonomi di tingkat global. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mencatat dalam sebuah rilis bahwa […]

  • kandidat Lawan siapa, Timnas Indonesia di Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Zona Asia

    kandidat Lawan siapa, Timnas Indonesia di Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Zona Asia

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Fokusid.com-Perjalanan Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia masih berlangsung. Setelah menyelesaikan Babak Ketiga, Tim Garuda kini bersiap untuk menghadapi tantangan di Babak Keempat. Timnas Indonesia melaju ke tahap ini setelah berada di posisi keempat dalam Grup C pada Babak Ketiga. Di babak ini, Skuad Garuda mencatat tiga kemenangan, tiga seri, dan empat […]

  • Barcelona di puncak klasemen sementara Liga Spanyol usai tumbangkan Deportivo Alaves 3-1

    Barcelona di puncak klasemen sementara Liga Spanyol usai tumbangkan Deportivo Alaves 3-1

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com – FC Barcelona merebut posisi teratas klasemen sementara Liga Spanyol 2025/2026 setelah memperoleh kemenangan di kandang dengan skor 3-1 melawan Deportivo Alaves dalam laga pekan ke-14 yang berlangsung di Camp Nou pada hari Sabtu. Setelah kembali tampil di Camp Nou usai renovasi, Barca langsung dikejutkan oleh gol cepat dari tim tamu yang terjadi melalui […]

expand_less