Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Seskab Teddy,Presiden tekankan kecepatan dan konsistensi tangani bencana alam

Seskab Teddy,Presiden tekankan kecepatan dan konsistensi tangani bencana alam

  • account_circle Fokus id.com
  • visibility 41
  • comment 0 komentar

Jakarta-Fokusid.com – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menekankan betapa pentingnya kecepatan, akurasi, dan konsistensi dalam memastikan keselamatan serta pemulihan bagi semua penduduk yang menjadi korban bencana banjir dan longsor di Sumatera dan Aceh.

Teddy menjelaskan, pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden saat memimpin rapat khusus di Banda Aceh pada malam hari Minggu (7/12) mengenai bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Presiden menekankan perlunya tindakan cepat, tepat, dan konsisten dari semua pihak pemerintah untuk menjamin keselamatan dan pemulihan seluruh warga yang terdampak, tidak hanya di Aceh, tetapi juga di Sumut dan Sumbar,” kata Teddy dalam postingan Instagram @sekretariat. kabinet yang dikutip di Jakarta, pada hari Selasa.

Di samping itu, Teddy juga menyampaikan bahwa Presiden telah memerintahkan agar operasi terpadu antara TNI, Polri, Basarnas, BNPB, dan pemerintah daerah terus ditingkatkan, terutama untuk mempercepat penyaluran bantuan, menjaga keamanan daerah, dan memulihkan konektivitas antar wilayah yang terputus akibat bencana.

Presiden menekankan agar pengelolaan penyaluran bantuan dilakukan dengan lebih teliti, terutama untuk memastikan ketersediaan serta ketepatan waktu dalam distribusi obat-obatan yang menjadi kebutuhan utama.

Kepala Negara juga menyatakan bahwa pembangunan kembali rumah warga akan menjadi fokus utama pada fase pemulihan setelah bencana.

Saat ini, pemerintah menghadapi berbagai tantangan di lapangan sebagai dampak dari kondisi alam. Meskipun demikian, pemerintah tetap berkomitmen untuk melaksanakan penanganan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan.

Penulis

Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fenomena healing culture : Budaya baru atau pelarian !!

    Fenomena healing culture : Budaya baru atau pelarian !!

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Fokusid.com_Istilah “healing” kini semakin akrab di telinga kita, terutama di kalangan generasi muda. Istilah ini tidak lagi terbatas pada konteks penyembuhan luka batin, tetapi telah meluas menjadi penamaan untuk berbagai aktivitas santai seperti staycation di hotel, menghabiskan waktu di kafe sambil ngopi, menonton film sendirian, bahkan tidur seharian di kamar. Semua aktivitas tersebut kini diberi […]

  • Komisi Reformasi Polri minta Kapolri kaji ulang penindakan ribuan demonstransi

    Komisi Reformasi Polri minta Kapolri kaji ulang penindakan ribuan demonstransi

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com – Komisi Percepatan Reformasi Polri meminta Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo untuk meninjau kembali tindakan terhadap ribuan demonstran dalam protes yang berlangsung di akhir Agustus 2025 lalu. “Sebanyak 1. 038 orang telah ditangkap dan dijadikan tersangka. Dari jumlah tersebut, kami di komisi sepakat untuk merekomendasikan Kapolri agar melakukan evaluasi,” ujar Ketua Komisi Percepatan […]

  • Presiden Prabowo Menghadiri KTT BRICS 2025 di Rio de Janeiro, Brazil

    Presiden Prabowo Menghadiri KTT BRICS 2025 di Rio de Janeiro, Brazil

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Fokusid.com-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri KTT BRICS 2025 yang berlangsung pada hari Minggu (06/07/2025), bertempat di Museum of Modern Art (MAM), Rio de Janeiro, Brasil. Kehadirannya dalam konferensi yang mengusung tema “Memperkuat Kerja Sama Global Selatan untuk Tata Kelola yang Lebih Inklusif dan Berkelanjutan” merupakan langkah signifikan untuk mengatasi tantangan geopolitik dan geostrategis di […]

  • Budaya yang tergerus zaman, kita harus peduli !!

    Budaya yang tergerus zaman, kita harus peduli !!

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Fokus.id.com_Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan warisan yang menakjubkan. Dari Sabang hingga Merauke, ribuan tradisi, bahasa, seni, dan adat istiadat saling berinteraksi untuk membentuk identitas bangsa yang unik dan beragam. Setiap daerah memiliki warisan budayanya sendiri, mencakup tarian, pakaian adat, alat musik tradisional, hingga cerita rakyat yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. […]

  • KH Said Aqil Siroj Mustasyar PBNU dorong Konsesi Tambang di kembalikan di Pemerintah

    KH Said Aqil Siroj Mustasyar PBNU dorong Konsesi Tambang di kembalikan di Pemerintah

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com-Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengungkapkan pandangan terbarunya mengenai isu konsesi tambang yang diberikan oleh pemerintah kepada PBNU. Pendapat ini disampaikan Kiai Said ketika ia menghadiri acara silaturahim di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, pada hari Sabtu (6/12/2025). Setelah melakukan evaluasi yang mendalam terhadap permasalahan terakhir, Kiai Said merekomendasikan agar […]

  • Komisi III DPR RI setujui Rancangan Undang-Undang RUU Pidana

    Komisi III DPR RI setujui Rancangan Undang-Undang RUU Pidana

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com – Komisi III DPR RI telah menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) mengenai Penyesuaian Pidana, yang berfungsi untuk mengatur revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan mulai diterapkan pada tahun 2026, beserta beberapa undang-undang lainnya serta peraturan daerah. “Apakah kita dapat memberikan persetujuan untuk RUU Penyesuaian Pidana ini dan membawanya ke tingkat II dalam Rapat […]

expand_less