banner 728x250

Meta perkuat demokratisasi AI untuk pengguna

Country Director Meta untuk Indonesia, Pieter Lydian dalam paparan perkembangan teknologi Meta AI yang digelar di Jakarta, Rabu (10/12/2025). (Doc ANTARA )
banner 120x600

Jakarta-Fokusid.com – Meta berkomitmen untuk mendorong demokratisasi kecerdasan buatan (AI) melalui pengembangan teknologi yang lebih aman, transparan, dan dapat diakses oleh semua orang.

“Teknologi tidak seharusnya hanya dimiliki oleh sekelompok kecil orang. AI harus dapat digunakan oleh semua kalangan, dan distribusi Meta AI yang telah mencapai lebih dari 1 miliar pengguna menunjukkan arah tersebut,” ujar Country Director Meta untuk Indonesia, Pieter Lydian dalam presentasi mengenai perkembangan teknologi Meta AI yang diadakan di Jakarta, Rabu.

Pieter menjelaskan bahwa Meta telah mengumpulkan lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan Meta AI, yang menjadi bagian dari ekosistem aplikasi Meta yang mencakup 3,4 miliar pengguna global dari Instagram, Facebook, dan WhatsApp.

Ia menilai pencapaian ini merupakan langkah penting dalam usaha untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap teknologi AI.

Ia melanjutkan penjelasan bahwa Meta mengembangkan AI dengan lima prinsip utama, yaitu mitigasi risiko, perlindungan privasi, transparansi dan kontrol bagi pengguna, adanya garis akuntabilitas yang jelas, serta akses yang terbuka bagi semua lapisan masyarakat.

Prinsip-prinsip tersebut menjadi landasan dalam pengambilan keputusan Meta terkait pengembangan produk AI.

Pieter menambahkan bahwa perkembangan AI saat ini masih berada di tahap awal, meskipun sudah ada dampak signifikan dalam penggunaannya.

Meta memperhatikan tren adopsi AI yang sangat pesat, terutama dalam generative AI, multimodal AI yang mampu memproses berbagai tipe masukan seperti teks dan gambar, serta agentic AI yang memungkinkan sistem untuk menjalankan instruksi secara otomatis. (di lansir dari antara news)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *