Ajang Batik Nusantara 2025 maknai batik sebagai gaya hidup dinamis
- account_circle Fokus id.com
- visibility 98
- comment 0 komentar

Acara pembukaan Gelar Batik Nusantara (GBN) 2025 di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (30/7/2025). Doc ANTARA
Jakarta (Fokusid.com) – Event Gelar Batik Nusantara (GBN) 2025 yang diadakan oleh Yayasan Batik Indonesia (YBI) mengajak masyarakat untuk memahami batik sebagai bagian integral dari warisan budaya, gaya hidup yang terus berkembang, relevan, dan menjadi kebanggaan di era modern ini.
“GBN 2025 mengusung tema besar ‘Bangga Berbatik’ dan hadir kembali sebagai arena perayaan, penghargaan, serta kolaborasi antar generasi untuk menghidupkan batik sebagai elemen penting dari identitas dan gaya hidup bangsa Indonesia,” kata Ketua Pelaksana GBN 2025 Gita Ratna Gilangkencana saat acara pembukaan di Jakarta, Rabu.
Ia menambahkan bahwa acara kali ini memberikan perhatian khusus pada Batik Merawit Cirebon, sebuah teknik membatik yang ditandai oleh pola garis halus yang sangat detail, yang telah mendapatkan Indikasi Geografis (IndiGeo) pada bulan November 2024.
“Ini adalah wujud komitmen kami untuk tidak hanya merayakan warisan, tetapi juga untuk meningkatkan pengakuan dan legitimasi batik sebagai bagian dari masa depan,” ujar Gita.
Dalam GBN 2025, Yayasan Batik Indonesia juga akan memberikan penghargaan kepada individu-individu dalam dunia batik yang dianggap berkontribusi signifikan dalam pelestarian dan inovasi batik Nusantara.
Di samping itu, akan ada pertunjukan konsep “Merawit Rasa” yang diselenggarakan sebagai bagian dari upaya penggalangan dana untuk mendukung program Yayasan Batik Indonesia.
Gita menambahkan bahwa selama lima hari berlangsung, GBN 2025 akan menampilkan lebih dari 200 stan dari UMKM batik dan kuliner Nusantara.
Pengunjung juga akan bisa menikmati sesi talkshow, workshop, parade batik, terowongan imersif, photobooth, nail art, hingga demonstrasi langsung membatik yang disajikan oleh Paguyuban Batik Cirebon.
Lebih jauh, Gita mengatakan bahwa GBN 2025 adalah ruang bagi semua pencinta batik, mulai dari pengrajin, seniman, pelaku usaha, hingga generasi muda yang ingin lebih mengenal batik.
“Pelestarian batik adalah sebuah perjalanan yang tidak dapat dilakukan secara individual. Ini adalah perjalanan yang harus kita jalani bersama,” katanya. (Sumber Antara)
Penulis Fokus id.com
Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Saat ini belum ada komentar