Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Gen Z untuk Perekonomian RI : Potensi apa Problematika

Gen Z untuk Perekonomian RI : Potensi apa Problematika

  • account_circle Fokus id.com
  • visibility 201
  • comment 0 komentar

Fokusid.com-Generasi Z (Gen Z), yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, saat ini mulai mengambil peran penting di dunia kerja dan konsumsi. Sebagai generasi yang dibesarkan di tengah kemajuan digital, penelitian menunjukkan bahwa Gen Z memiliki sumbangsih yang besar terhadap perkembangan ekonomi Indonesia melalui platform e-commerce, ekonomi gig, startup berbasis teknologi, dan sektor ekonomi kreatif. Di sisi lain, ada laporan yang memperlihatkan bahwa pada tahun 2024, jumlah pengangguran di kalangan Gen Z mencapai hampir 10 juta orang atau sekitar 50 persen dari seluruh pengangguran di Indonesia. Keadaan ini menimbulkan pertanyaan: apakah kehadiran Gen Z benar-benar memberikan dorongan positif bagi ekonomi, atau malah menjadi tantangan bagi perekonomian negara?

Indonesia harus mempercepat proses digitalisasi di berbagai bidang agar dapat bersaing secara efektif di pasar global. Gen Z, yang sangat paham tentang teknologi, memiliki peranan penting dalam perubahan ini, khususnya dalam sektor bisnis, e-commerce, dan startup. Banyak dari mereka juga menggunakan media sosial untuk memajukan industri pembuatan konten serta sektor ekonomi kreatif lainnya, seperti desain grafis dan pengembangan game. Selain itu, dengan kemampuan untuk belajar dengan cepat dan beradaptasi, Gen Z memberikan sudut pandang baru dalam lingkungan kerja, yang memperkenalkan metode kerja berbasis teknologi seperti AI, komputasi awan, dan otomatisasi yang lebih unggul dibandingkan dengan cara tradisional.

Namun, sifat Gen Z yang lebih menyukai kecepatan dan fleksibilitas dalam bekerja juga menghadirkan hambatan bagi perekonomian Indonesia. Tingginya tingkat pergantian pekerja muda memaksa perusahaan untuk selalu melakukan perekrutan dan pelatihan karyawan baru yang pada akhirnya meningkatkan biaya operasional. Di samping itu, gaya kerja yang tidak konvensional sering kali dianggap sebagai kurangnya disiplin dan profesionalisme, hal ini dapat mengurangi produktivitas, terutama dalam sektor yang memerlukan stabilitas dan kerja tim. Di sisi lain, media sosial berperan dalam membentuk pola belanja yang lebih mengedepankan pengalaman daripada investasi jangka panjang, yang bisa berdampak pada penurunan tingkat tabungan nasional dan mempengaruhi ketahanan ekonomi negara dalam jangka panjang.

Untuk mengatasi tantangan tersebut sekaligus memaksimalkan potensi Gen Z, perlu adanya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor industri untuk menerapkan berbagai solusi. Meningkatkan literasi keuangan sangat penting agar mereka bisa lebih bijak dalam mengelola uang dan mengurangi perilaku konsumtif. Sistem pendidikan juga harus disesuaikan dengan kebutuhan industri, dengan penekanan pada keterampilan praktis, disiplin, dan profesionalisme agar para lulusan lebih siap memasuki dunia kerja. Selain itu, perusahaan sebaiknya menciptakan suasana kerja yang fleksibel dan menarik untuk meningkatkan loyalitas karyawan. Pemerintah dan sektor swasta juga perlu mendukung inisiatif kewirausahaan dengan memberikan akses ke modal dan pelatihan bisnis. Selain itu, kampanye dan modernisasi industri dapat mendorong ketertarikan Gen Z untuk terlibat di sektor-sektor strategis seperti manufaktur, pertanian, dan energi, yang merupakan pilar utama ekonomi nasional.

Di samping itu, Gen Z juga harus aktif dalam meningkatkan kontribusi mereka terhadap perekonomian Indonesia. Mereka perlu mengembangkan keterampilan yang relevan dengan permintaan industri, seperti kemampuan komunikasi, manajemen waktu, dan pemecahan masalah agar lebih siap bersaing di pasar kerja. Memperhatikan literasi keuangan juga sangat penting bagi mereka untuk mengelola penghasilan dengan bijak, mengurangi perilaku konsumtif, dan mulai berinvestasi untuk masa depan. Dalam dunia kerja, membangun etos kerja yang kuat, meningkatkan loyalitas, serta menghargai profesionalisme akan membantu mereka untuk terus berkembang. Sementara itu, bagi mereka yang berminat menjadi wirausahawan, fokus utama harus diletakkan pada inovasi, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan bisnis yang berkelanjutan.

Gen Z memainkan peranan penting dalam ekonomi Indonesia. Namun, ada berbagai tantangan seperti rendahnya profesionalisme, kurangnya kedisiplinan, dan pola hidup yang konsumtif yang harus diselesaikan. Dengan demikian, kerjasama antara pihak pemerintah, sektor pendidikan, dan dunia industri menjadi krusial untuk memaksimalkan potensi mereka. Selanjutnya, bagi Gen Z, saat ini adalah momen yang tepat untuk berbuat, berkarya, dan meningkatkan daya saing ekonomi Nusantara di level global.

Penulis

Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Bertemu Jokowi ,Sampaikan Konsistensi Diplomasi Indonesia

    Presiden Prabowo Bertemu Jokowi ,Sampaikan Konsistensi Diplomasi Indonesia

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Fokusid.com-Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke rumah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), di Sumber, Surakarta, Jawa Tengah, pada hari Minggu (20/07/20205). Pertemuan antara kedua tokoh ini berlangsung dengan suasana yang hangat dan kekeluargaan, menunjukkan kesinambungan antara kepemimpinan di masa lalu dan saat ini. Setelah tiba di Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Boyolali, sekitar […]

  • PCO Hasan Nasbi harap CKG di sekolah tumbuhkan budaya hidup sehat pelajar

    PCO Hasan Nasbi harap CKG di sekolah tumbuhkan budaya hidup sehat pelajar

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menginginkan bahwa program Cek Kesehatan Gratis di sekolah akan menjadi periode awal untuk menciptakan kebiasaan hidup sehat di kalangan siswa. “Kami berharap program ini tidak hanya berfungsi sebagai deteksi awal untuk masalah kesehatan potensial yang mungkin dihadapi oleh anak-anak, tetapi juga sebagai upaya jangka panjang […]

  • Presiden Prabowo Hadiri Peringatan Hari Guru Nasional 2025

    Presiden Prabowo Hadiri Peringatan Hari Guru Nasional 2025

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 42
    • 0Komentar

    JAKARTA-FOKUSID.COM-Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara puncak peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025 yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada Jumat (28/11/2025). Acara bertema “Guru Hebat, Indonesia Kuat” ini menjadi momen penghormatan terhadap kontribusi dan pengabdian para pendidik dalam membangun generasi masa depan bangsa. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, diikuti dengan doa bersama […]

  • Indra Sjafri pelatih Timnas U22 pemain siap lawan Filipina di laga perdana SEA Games 2025

    Indra Sjafri pelatih Timnas U22 pemain siap lawan Filipina di laga perdana SEA Games 2025

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com- Timnas U22 Indonesia telah bersiap untuk berkompetisi di cabang sepak bola putra SEA Games 2025 di Thailand, setelah pelatih Indra Sjafri menginformasikan bahwa semua 23 pemain telah berkumpul. “Sekarang, skuad kami telah lengkap dengan 23 pemain sesuai aturan yang ditetapkan. Kami tengah berada di tempat pelatihan dan akan berangkat ke Chiang Mai pada 6 […]

  • Presiden Prabowo siapkan 82 profesional muda isi posisi strategis, Kata Seskab Teddy

    Presiden Prabowo siapkan 82 profesional muda isi posisi strategis, Kata Seskab Teddy

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto telah mempersiapkan 82 profesional muda untuk mengisi peran penting. Teddy menegaskan dalam pernyataan tertulisnya pada hari Minggu, bahwa inisiatif ini adalah bagian dari strategi besar pemerintah untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan fleksibel. “Dengan adanya program ini, diharapkan akan […]

  • Ekonomi RI Akhir Tahun 2025 Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Global

    Ekonomi RI Akhir Tahun 2025 Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Global

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com-Memasuki akhir tahun 2025, ekonomi Indonesia menunjukkan ketahanan yang cukup baik meskipun terdapat tantangan dari faktor global. Berbagai indikator makroekonomi menunjukkan perbaikan, termasuk pertumbuhan konsumsi, stabilitas nilai tukar rupiah, dan peningkatan investasi di sektor industri serta digital. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV diperkirakan antara 5,1%–5,3%, didorong oleh tingginya pengeluaran […]

expand_less