Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Politics » Hasto Kristiyanto merasa pegal tulis nota 108 halaman, Pembelaanya

Hasto Kristiyanto merasa pegal tulis nota 108 halaman, Pembelaanya

  • account_circle Fokus id.com
  • visibility 246
  • comment 0 komentar

Jakarta (Fokusid.com) – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan merasa lelah setelah menulis pembelaan sepanjang 108 halaman terkait kasus dugaan penghalangan penyidikan permasalahan korupsi yang melibatkan tersangka Harun Masiku serta suap yang menyeret namanya.

“Ini adalah pleidoi yang saya buat sendiri hingga merasa pegal, dan ini akan mengungkapkan perjuangan untuk mencapai keadilan berdasarkan kebenaran,” kata Hasto ketika ditemui sebelum sidang pembacaan pleidoi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis.

Dalam dokumen pembelaan tersebut, ia menjelaskan bahwa terungkap segala manipulasiyang terjadi serta pandangan tentang keadilan dari segi ideologis dan historis, yang telah ia pikirkan dan tulis selama berada di Rutan Merah Putih.
Oleh karena itu, menurutnya, pembelaan yang akan dia bacakan mencerminkan semangat yang telah terakumulasi dalam memoria passionis, atau rahasia perjalanan penderitaan yang muncul dari perjuangan para pahlawan bangsa untuk memperoleh kemerdekaan demi keadilan.

“Jadi nanti mohon bantu disebarluaskan, karena ini adalah kebenaran. Merdeka! ” tegasnya.
Sebelumnya, Hasto dijatuhi tuntutan 7 tahun penjara serta denda Rp600 juta, dengan catatan jika denda tidak dibayar maka akan diganti dengan hukuman penjara selama 6 bulan.
Dalam kasus ini, Hasto didakwa telah menghambat atau menghalangi proses penyidikan atas perkara korupsi yang melibatkan Harun Masiku sebagai tersangka selama periode 2019-2024.

Sekjen DPP PDI Perjuangan tersebut diduga menghalangi penyidikan dengan cara memerintahkan Harun, melalui penjaga Rumah Aspirasi, Nur Hasan, untuk merendam telepon genggam milik Harun ke dalam air setelah insiden penangkapan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2017-2022, Wahyu Setiawan.

Tidak hanya ponsel Harun Masiku, Hasto juga dituduh memerintahkan asistenannya, Kusnadi, untuk menenggelamkan telepon genggam sebagai bentuk pencegahan terhadap upaya penyidik dari KPK.
Selain itu, Hasto juga didakwa bersama dengan advokat Donny Tri Istiqomah, mantan terpidana yang terkait dengan kasus Harun Masiku, Saeful Bahri, dan Harun Masiku memberikan uang sebesar 57. 350 dolar Singapura atau sekitar Rp600 juta kepada Wahyu dalam periode 2019-2020.

Uang tersebut diduga diberikan agar Wahyu dapat berusaha agar KPU menyetujui permohonan pergantian antarwaktu (PAW) untuk calon anggota legislatif dari Daerah Pemilihan Sumatera Selatan I atas nama Riezky Aprilia kepada Harun Masiku.

Dengan demikian, Hasto menghadapi ancaman hukuman yang tercantum dalam Pasal 21 dan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 dari Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 65 ayat (1) dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP. (Sumber Antara)

Penulis

Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasto Kristiyanto resmi bebas, Akan Lapor ke Megawati di Bali Hari Ini

    Hasto Kristiyanto resmi bebas, Akan Lapor ke Megawati di Bali Hari Ini

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jakarta,Fokusid.com -Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto telah resmi dibebaskan dari penjara KPK setelah menerima amnesti dari Presiden Prabowo Subianto. Hari ini, Hasto akan melapor kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Bali. “Benar, setelah berkumpul dengan keluarga tadi malam, hari ini Mas Hasto akan menemui Ibu Megawati di Bali,” kata Politikus PDIP Guntur Romli kepada […]

  • Mengenal Mahbub Djunaidi : Ketua PMII Pertama yang dijuluki Sang Pendekar Pena

    Mengenal Mahbub Djunaidi : Ketua PMII Pertama yang dijuluki Sang Pendekar Pena

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Mahbub Djunaidi ialah seorang sastrawan Indonesia dan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia yang pertama. Ayahnya, H. Djunaidi adalah seorang seorang tokoh NU dan anggota DPR pemilu 1955. Ia merupakan anak pertama dari 13 saudara kandungnya. Mahbub Djunaidi lahir di Jakarta, tetapi harus pindah ke Solo karena kondisi di Jakarta yang sedang bergejolak. Selama di […]

  • Presiden Prabowo puji PM Anwar bantu mediasi Konflik Thailand-Kamboja

    Presiden Prabowo puji PM Anwar bantu mediasi Konflik Thailand-Kamboja

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Pada hari Selasa di Istana Merdeka, Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, berkat keberhasilannya sebagai mediator yang mampu mengajak Thailand dan Kamboja untuk menghentikan tembak-menembak di perbatasan yang terjadi sejak minggu lalu (24/7). “Saya ingin menyampaikan selamat atas kepemimpinan Dato Seri dalam memimpin ASEAN. Bapak telah berhasil […]

  • Krisis Validasi Diri di Era Likes dan Followers Media Sosial !!

    Krisis Validasi Diri di Era Likes dan Followers Media Sosial !!

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Fokusid.com_Di era yang semakin terhubung ini, banyak dari kita menghabiskan waktu berharga di media sosial, berbagi momen, berinteraksi dengan teman, atau sekadar menjelajahi timeline. Namun, ada satu faktor yang semakin memengaruhi kita di dunia maya: angka. Jumlah likes, followers, dan komentar kini menjadi ukuran seberapa besar pengakuan yang kita terima, dan secara tidak langsung, hal […]

  • Presiden Prabowo beri pesan ke kontingen Indonesia SEA Games 2025 di Thailand

    Presiden Prabowo beri pesan ke kontingen Indonesia SEA Games 2025 di Thailand

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com– Presiden Prabowo Subianto mengingatkan kontingen Indonesia yang akan berkompetisi di SEA Games 2025 di Thailand untuk menunjukkan kemampuan terbaik yang mereka miliki. “Oleh karena itu, kepada para pemuda, putra-putri bangsa Indonesia yang saya hargai, saya hanya ingin berpesan lakukanlah sebaik mungkin. Berikan yang terbaik, berikan semua yang bisa kalian berikan,” tutur Prabowo dalam sambutannya […]

  • Mengenal lebih dekat Gen Z

    Mengenal lebih dekat Gen Z

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Fokusid.com-Kepada para orang tua, sering kali kita mendapati diri kita bertanya, “Mengapa anak-anak zaman sekarang berbeda dari generasi kita sebelumnya? ” Baik dalam cara berbicara, pola pikir, maupun beberapa metode pengasuhan lama yang mungkin tidak relevan lagi saat ini, terdapat banyak aspek lain yang tampaknya tidak sesuai jika dibandingkan dengan cara orang tua di masa […]

expand_less