Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ketahanan Pangan pilar utama ketahanan nasional,Mentan Amran

Ketahanan Pangan pilar utama ketahanan nasional,Mentan Amran

  • account_circle Fokus id.com
  • visibility 116
  • comment 0 komentar

Jakarta (Fokusid.com) – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan dasar penting dalam memperkuat ketahanan suatu negara, karena pangan berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan stabilitas bangsa secara keseluruhan.
“Ketahanan pangan merupakan inti dari ketahanan nasional,” ungkap Mentan saat memberikan ceramah umum kepada peserta Pendidikan Pembentukan Pimpinan Negara (P3N) Angkatan XXV dan Pendidikan Pengetahuan Strategis (P4N) Angkatan LXVIII di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, sebagaimana pernyataannya di Jakarta, hari Jumat.

Ia berpendapat bahwa ketahanan pangan adalah pilar utama sebuah negara, karena jika pasokan pangan terganggu, stabilitas di bidang ekonomi, sosial, dan keamanan nasional pun akan terpengaruh secara signifikan.
“Jika ada masalah dengan pangan, maka stabilitas negara juga akan ikut terpengaruh,” jelasnya dalam ceramah umum yang berjudul “Membangun Sistem Hilirisasi Pertanian yang Berdaya Saing untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan”.
Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya masalah ekonomi, tetapi juga berhubungan dengan kelangsungan hidup suatu bangsa.

Ia mengingatkan bahwa kesalahan dalam memahami masalah pangan dapat menghasilkan kebijakan yang tidak tepat dan berdampak lebih besar daripada korupsi.
“Seperti yang diungkapkan Bung Karno, hidup dan matinya suatu bangsa tergantung pada pangan. Salah dalam menganalisis masalah pangan dapat memiliki konsekuensi lebih serius daripada korupsi,” jelas Amran.
Mentan juga menguraikan komitmen nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor pertanian.

Ini ditunjukkan melalui penerbitan tujuh peraturan presiden yang strategis, termasuk aturan mengenai pupuk bersubsidi, harga gabah, dan irigasi.
“Distribusi pupuk kini jauh lebih mudah dan efisien. Proses birokrasi yang sebelumnya menyulitkan petani kini telah dipangkas agar pupuk langsung bisa diterima oleh petani,” ujarnya.
Mentan Amran menyatakan bahwa berkat serangkaian kebijakan yang mendukung petani, produksi beras nasional telah mencapai level tertinggi dalam sejarah.

“Alhamdulillah, produksi beras kita saat ini telah mencapai rekor yang luar biasa. Ini bukan suatu kebetulan, melainkan hasil nyata dari dukungan dan kerja keras pemerintah untuk para petani,” tambahnya.
Ia juga mengajak semua peserta di Lemhannas yang merupakan calon pemimpin nasional untuk aktif berperan dalam memperkuat ketahanan pangan di Indonesia.
“Ketahanan pangan bukan hanya sekadar masalah teknis. Ini adalah isu strategis yang memerlukan dukungan dari semua tingkatan kepemimpinan, baik di pusat maupun daerah,” tegas Mentan.
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan pujian atas pencapaian sektor pertanian di bawah kepemimpinan Amran.

Ia menilai sektor ini kini menjadi sumber harapan baru dalam mewujudkan impian Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
“Perkembangan sektor pertanian saat ini sangat menggembirakan. Ini menunjukkan indikasi kuat bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi kekuatan pangan global,” kata Ace.

Ia menambahkan bahwa sektor pertanian yang sebelumnya sering diremehkan, kini mulai menunjukkan kontribusi yang signifikan terhadap ekonomi nasional, terutama setelah didukung oleh teknologi dan kebijakan yang tepat.
“Dulu sektor ini dianggap hanya memberikan kontribusi kecil terhadap PDB karena kurangnya teknologi. Sekarang kita lihat pertanian mulai bangkit menjadi keunggulan strategis bagi bangsa,” jelas Ace.(Sumber Antara)

Penulis

Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • (Poto Goodstats)

    Dunia entertainment ,cermin budaya ruang pelarian dan candu !!

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Fokusid.com_Di tengah kehidupan yang sering terasa bising, melelahkan, dan penuh dengan stres, satu hal yang selalu menjadi tempat perlindungan bagi kita adalah hiburan. Baik itu melalui film, musik, acara TV, konser, teater, komedi, permainan, atau hanya menonton video lucu di media sosial—industri hiburan telah menjadi teman setia yang selalu siap mengangkat suasana hati kita. Hiburan […]

  • Menteri Imipas Agus Andrianto tinjau Percepatan Pembangunan Kantor Imigrasi Blora

    Menteri Imipas Agus Andrianto tinjau Percepatan Pembangunan Kantor Imigrasi Blora

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Blora – Fokusid.com-Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Blora untuk melihat langsung lokasi yang akan dijadikan tempat pembangunan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Blora, pada hari Sabtu (29/11). Dalam peninjauan tersebut, ia didampingi oleh Bupati Blora, Arief Rohman, beserta para pejabat Pemerintah Kabupaten Blora. Dalam kesempatan itu, Menteri Agus memberikan […]

  • Kuliner Legendaris dan Favorit Wisatawan di jogja

    Kuliner Legendaris dan Favorit Wisatawan di jogja

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Yogyakarta-Fokusid.com– Selain terkenal sebagai kota pendidikan dan seni, Yogyakarta juga merupakan tempat yang kaya akan kuliner yang biasanya dicari oleh para wisatawan. Beberapa makanan khasnya bukan hanya menggugah selera, tetapi juga memiliki latar belakang yang panjang serta rasa yang autentik. Berikut beberapa makanan khas Jogja yang paling terkenal dan harus dicicipi: 1. Gudeg Hidangan khas […]

  • Menteri Imipas Agus Andrianto Raih Penghargaan detikcom Awards 2025 ,Sukses Transformasi Digital Layanan Publik

    Menteri Imipas Agus Andrianto Raih Penghargaan detikcom Awards 2025 ,Sukses Transformasi Digital Layanan Publik

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Jakarta –FOKUSID.COM– Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menerima penghargaan sebagai Tokoh Transformasi Pelayanan Imigrasi dan Pemasyarakatan Berdampak dalam acara detikcom Awards 2025 di The Westin Jakarta, Selasa (25/11). Prestasi ini menggarisbawahi upaya transformasi layanan publik yang dilakukan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Menteri Agus menyatakan bahwa penghargaan ini seharusnya menjadi motivasi bagi seluruh […]

  • BRIN Kaji Kesiapan ASEAN Hadapi AI, prioritaskan Tata Kelola dan Etika Akademik

    BRIN Kaji Kesiapan ASEAN Hadapi AI, prioritaskan Tata Kelola dan Etika Akademik

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Jakarta – Fokusid.com. Penggunaan kecerdasan buatan (AI) di universitas-universitas di kawasan ASEAN terus meningkat, tetapi ada perbedaan yang signifikan dalam kesiapan dan pengelolaan antarnegara. Hal ini terungkap dalam presentasi hasil penelitian sistematis yang disampaikan oleh Peneliti dari Pusat Riset Pendidikan (Pusrisdik) BRIN, Farida Hanun, dalam Seminar Naskah Publikasi dan Monitoring Evaluasi yang dilaksanakan secara daring […]

  • Prof  Dasco singgung isu matahari kembar Pasca  hadiri halalbihalal Gus  Imin

    Prof Dasco singgung isu matahari kembar Pasca hadiri halalbihalal Gus Imin

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid. com) – Pada malam Minggu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, perwakilan Presiden di Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, serta anggota DPR RI Ahmad Dhani dan Mulan Jameela menghadiri acara halalbihalal yang diselenggarakan oleh Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar. Dasco dan Raffi Ahmad tiba di […]

expand_less