Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan » Ketua Umum PB PMII Sampaikan Refleksi di Harlah Ke-65, Arah Gerakan di Tengah Perubahan Global dan Tantangan Demokrasi

Ketua Umum PB PMII Sampaikan Refleksi di Harlah Ke-65, Arah Gerakan di Tengah Perubahan Global dan Tantangan Demokrasi

  • account_circle Fokus id.com
  • visibility 297
  • comment 0 komentar

Jakarta, Fokusid.com – Dalam rangka memperingati hari lahir ke-65 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ketua Umum Pengurus Besar PMII, Mohammad Shofiyulloh Cokro, menyampaikan pemikirannya mengenai arah gerakan PMII di tengah perubahan global, tantangan demokrasi, serta pentingnya menciptakan generasi unggul yang dapat menjadi penggerak perubahan di masa depan.

Shofiyulloh menegaskan bahwa PMII kini menghadapi dunia yang sedang mengalami pergeseran kekuasaan dari tatanan unipolar menjadi multipolar. Ia mencermati kebangkitan China sebagai salah satu kekuatan ekonomi dan teknologi global, serta keterlibatan aktif Rusia dalam menantang dominasi barat melalui taktik geopolitik yang agresif. Sementara itu, Amerika Serikat saat ini juga tengah menghadapi krisis politik domestik yang menggerus peran mereka sebagai pemimpin dunia. Dalam konteks ini, Indonesia memiliki posisi strategis di tengah tarik- menarik kepentingan global.

“PMII berkeyakinan bahwa Indonesia harus mampu memainkan peran aktif, mandiri, dan berdaulat dalam konstelasi global yang terus berubah. Kita tidak bisa hanya menjadi penonton; kita harus berani mengambil posisi yang mendukung perdamaian, keadilan, dan kemanusiaan,” ujar Shofiyulloh dalam rilis yang diterima NU Online, Kamis (17/4/2025).

Terkait tantangan demokrasi, Shofiyulloh menilai bahwa demokrasi liberal yang berkembang di Indonesia kini menghadapi berbagai tantangan serius. Ia mengkritisi maraknya praktik politik pragmatis dan kooptasi kekuasaan yang merusak idealisme serta mengurangi iklim partisipasi publik. Dalam konteks gerakan mahasiswa, ia juga mencermati adanya fragmentasi dan polarisasi yang berpotensi melemahkan solidaritas serta kesadaran kritis di kalangan mahasiswa.
Kita harus dengan jujur mengakui bahwa gerakan mahasiswa saat ini tengah menghadapi krisis identitas. Disinformasi, polarisasi di media sosial, serta terbatasnya ruang untuk diskusi intelektual membuat gerakan ini cenderung reaktif dan kehilangan arah. Oleh karena itu, kita memiliki tanggung jawab moral untuk menghidupkan kembali tradisi intelektual dan keberanian moral dalam menyuarakan kebenaran,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) telah menunjukkan peran historis yang signifikan dalam membentuk pemimpin-pemimpin nasional. Banyak tokoh bangsa yang lahir dari rahim PMII, baik di tingkat lokal maupun nasional, yang telah memperlihatkan dedikasi dan kontribusi nyata bagi Indonesia. “Ini adalah warisan yang harus kita pelihara dan teruskan. PMII bukan sekadar organisasi mahasiswa, melainkan institusi kaderisasi yang mencetak pemimpin dengan nilai, kapasitas, dan integritas,” lanjutnya.

Memasuki usia ke-65 tahun, PMII mengusung semangat “Generasi Hebat, Penggerak Perubahan” sebagai tema utama gerakan. Menurut Shofi, generasi hebat adalah mereka yang memiliki lima pilar kecerdasan utama: kecerdasan intelektual untuk memahami dan menganalisis realitas dengan tajam, kecerdasan spiritual sebagai landasan moral dan etika, kecerdasan emosional untuk memimpin dengan empati, kecerdasan digital untuk beradaptasi dan menguasai teknologi informasi, serta kecerdasan sosial untuk membangun hubungan yang inklusif dan produktif di tengah masyarakat yang beragam.

“Kelima kecerdasan ini adalah kunci. Tanpanya, kepemimpinan akan menjadi simbol tanpa substansi. Kita ingin melahirkan pemimpin yang tidak hanya pintar, tetapi juga bijak, peduli, dan visioner,” tegasnya.

Dengan modal kelima kecerdasan tersebut, Shofi yakin bahwa kader-kader PMII siap menjadi penggerak perubahan di berbagai sektor kehidupan, mulai dari pendidikan, ekonomi, sosial, hingga politik. Ia menegaskan bahwa kehadiran PMII bukan untuk menjadi bagian dari masalah, tetapi untuk menjadi bagian dari solusi. Generasi hebat adalah mereka yang berani bertransformasi dan mampu membuat perubahan. Itulah amanat sejarah yang harus kita jawab bersama.

“Selamat Hari Lahir ke-65 PMII. Saatnya generasi hebat mengambil peran dan berkontribusi dalam menciptakan Indonesia yang lebih adil, berdaulat, dan maju,” tutupnya.

Penulis

Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKN Kelompok 7,Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI),adakan workshop pembuatan tempat pembakaran sampah minim asap

    KKN Kelompok 7,Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI),adakan workshop pembuatan tempat pembakaran sampah minim asap

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Fokusid.com-Sumbermulyo,  Rembang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Al-Hikmah Indonesia mengadakan workshop pelatihan pembuatan tempat pembakaran sampah minim asap di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, Selasa (02/09/2025). Pelatihan ini menyajikan demonstrasi langsung mengenai cara merakit dan memanfaatkan alat pembakar sederhana yang ramah lingkungan. Alat tersebut dirancang supaya pembakaran sampah berlangsung tanpa menghasilkan asap […]

  • Kemendikdasmen Alokasikan Anggaran PIP Bagi 888 Ribu Siswa TK Tahun 2026

    Kemendikdasmen Alokasikan Anggaran PIP Bagi 888 Ribu Siswa TK Tahun 2026

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com-Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan anggaran sebesar Rp1,28 triliun untuk tahun 2026 yang akan digunakan untuk memperluas Program Indonesia Pintar (PIP) jenjang TK. Dana ini akan mendukung 888 ribu siswa dengan bantuan sebesar Rp450 ribu per siswa setiap tahun, serta akan ada tambahan untuk revitalisasi satuan pendidikan dan peningkatan insentif bagi guru […]

  • Tradisi bulan syawal, kembali suci dan merajut silaturahmi

    Tradisi bulan syawal, kembali suci dan merajut silaturahmi

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Fokusid.com_Setelah satu bulan penuh umat Muslim menjalani puasa Ramadan dengan kekhususan dan harapan, saatnya tiba bulan yang dinantikan: bulan Syawal. Syawal adalah bulan pertama setelah Ramadan dalam kalender Hijriah. Namun, perlu diingat, meskipun Ramadan telah berlalu, semangat dan kebiasaan baik tidak berhenti. Sebaliknya, bulan Syawal menjadi awal untuk membuktikan apakah kita berhasil menjadi pribadi yang […]

  • Ketua MPR: Rencana Evakuasi Warga Gaza  Persiapan Kemerdekaan Palestina

    Ketua MPR: Rencana Evakuasi Warga Gaza  Persiapan Kemerdekaan Palestina

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com_Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengungkapkan bahwa rencana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk mengevakuasi warga Palestina di Gaza ke Indonesia merupakan langkah strategis dalam persiapan menuju kemerdekaan Palestina. “Langkah ini diambil oleh Presiden Prabowo sebagai bagian dari upaya persiapan bagi Palestina yang merdeka,” jelas Muzani saat berada di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari […]

  • Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dorong Pencegahan kekerasan di dunia pendidikan harus terwujud

    Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dorong Pencegahan kekerasan di dunia pendidikan harus terwujud

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com – Lestari Moerdijat, Wakil Ketua MPR RI, menyatakan bahwa tindakan untuk mencegah dan mengatasi kekerasan di dunia pendidikan perlu segera dilaksanakan. Ia menegaskan bahwa upaya untuk cepat mencegah dan menangani tindakan kekerasan di institusi pendidikan harus mendapatkan dukungan dari semua pihak demi terciptanya lingkungan aman bagi generasi mendatang. “Tantangan semakin meningkatnya ancaman kekerasan harus […]

  • Presiden Prabowo akan suarakan posisi RI sebagai “bridge builder, di KTT BRICS

    Presiden Prabowo akan suarakan posisi RI sebagai “bridge builder, di KTT BRICS

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid. com) – Presiden Prabowo Subianto akan mendeklarasikan sikap dan posisi Republik Indonesia sebagai “penjembatan” pada keikutsertaan Indonesia yang pertama dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Rio de Janeiro, Brasil, menurut Kementerian Luar Negeri. “Presiden Prabowo, yang hadir untuk kali pertama, akan memanfaatkan momen ini untuk mengungkapkan pandangan dan posisi Indonesia sebagai penjembatan […]

expand_less