Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Lesti Kejora berbicara kekaburan norma UU Hak Cipta, Di sidang MK

Lesti Kejora berbicara kekaburan norma UU Hak Cipta, Di sidang MK

  • account_circle Fokus id.com
  • visibility 181
  • comment 0 komentar

Jakarta (Fokusid.com) – Penyanyi Lestiani, yang lebih dikenal sebagai Lesti Kejora, membahas ketidakjelasan norma dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan uji materi di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, pada hari Selasa.
Lesti menjelaskan bahwa ketidakjelasan norma dalam UU Hak Cipta membuat para pelaku pertunjukan, termasuk dirinya, berisiko untuk dikriminalisasi.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya pernah menerima somasi dari Yoni Dores, pencipta lagu “Bagai Ranting yang Kering. ”

“Somasi yang saya terima dilengkapi dengan laporan pidana yang diajukan oleh pencipta lagu itu adalah contoh nyata dari ketidakjelasan norma dan ketidakseimbangan posisi hukum antara pencipta lagu dan pelaku pertunjukan,” jelas Lesti.

Di hadapan sembilan hakim konstitusi, Lesti menceritakan bahwa antara tahun 2016 dan 2018, ia pernah menyanyikan lagu “Bagai Ranting yang Kering” dalam sebuah acara pernikahan di Subang, Jawa Barat.
“Lagu itu saya nyanyikan atas permintaan penyelenggara sebagai bagian dari daftar lagu yang telah disetujui,” tuturnya.

Namun, video penampilannya saat menyanyikan lagu itu diunggah oleh orang lain ke platform YouTube. Selain itu, Lesti juga menyebut bahwa fotonya digunakan sebagai thumbnail dari video yang menampilkan lagu-lagu buatan Yoni Dores.
“Saya dan manajemen tidak mengetahui ataupun menyetujui proses unggahan tersebut maupun elemen visual yang dipakai oleh pihak lain,” imbuhnya.

Delapan tahun setelahnya, tepatnya pada 1 Maret 2025, Lesti menerima somasi dari kuasa hukum Yoni Dores. Somasi itu dikeluarkan karena Lesti dianggap telah menampilkan karya Yoni Dores tanpa izin dari penciptanya secara langsung.
Dalam somasi itu, Lesti dituduh melanggar ketentuan pidana yang ada dalam UU Hak Cipta. Pada 18 Mei 2025, Yoni Dores juga mengadukan Lesti ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pelanggaran hak cipta.
“Ini menciptakan pandangan negatif terhadap diri saya karena dengan adanya laporan itu, seolah-olah saya telah melakukan pelanggaran terhadap UU Hak Cipta, yang sekaligus menyoroti ketidakjelasan norma hukum terhadap para pelaku pertunjukan seperti saya,” ujarnya.

Sebagai seorang penyanyi profesional, Lesti menegaskan bahwa ia hanya menjalankan kewajibannya untuk menampilkan jasa pertunjukan.
Ia tidak pernah mengurus izin atau pembayaran royalti atas lagu-lagu yang dibawakan, karena tidak memiliki akses atau pengetahuan tentang variabel-variabel komersial yang menjadi dasar perhitungan royalti.
Bahkan, Lesti menambahkan, meskipun lagu tersebut dibawakan secara sah tanpa adanya eksploitasi ekonomi pribadi, ancaman pidana masih bisa dijadikan alat oleh pencipta.

“Jika penyanyi yang hanya melaksanakan tugasnya sebagai pelaku pertunjukan bisa dituduh melakukan pelanggaran hukum pidana hanya karena membawakan lagu populer, maka praktik ini akan menciptakan kebiasaan buruk dalam dunia pertunjukan dan industri hiburan nasional,” tuturnya.
Lesti dihadirkan oleh para pemohon dalam Perkara Nomor 28/PUU-XXIII/2025. Perkara ini diajukan oleh musisi Tubagus Arman Maulana (Armand Maulana), Nazril Irham (Ariel NOAH), dan 27 musisi terkenal lainnya.
Armand Maulana dan lain-lain mendalilkan bahwa sejumlah pasal dalam UU Hak Cipta tidak memberikan kepastian hukum.

Oleh karena itu, dalam permohonannya, para pemohon meminta agar MK mencabut keberlakuan Pasal 113 ayat (2) huruf f UU Hak Cipta, serta memberikan pemaknaan baru untuk Pasal 9 ayat (3), Pasal 23 ayat (5), Pasal 81, dan Pasal 87 ayat (1) UU Hak Cipta. (Sumber Antara)

Penulis

Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perwakilan Mahasiswa Apresiasi Kesempatan Dialog dengan Pemerintah di Istana Negara

    Perwakilan Mahasiswa Apresiasi Kesempatan Dialog dengan Pemerintah di Istana Negara

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Fokusid.com.Jakarta-Para wakil mahasiswa dari sejumlah organisasi memberikan ucapan terima kasih atas kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan pihak pemerintah setelah menghadiri pertemuan bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro di Istana Negara pada Kamis malam, 4 September 2025. Pemerintah sangat terbuka dan […]

  • Sekolah Rakyat kedepankan kesetaraan, lahirkan anak cerdas, Kata Mensos

    Sekolah Rakyat kedepankan kesetaraan, lahirkan anak cerdas, Kata Mensos

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, menyatakan bahwa Program Sekolah Rakyat yang diluncurkan hari ini, Senin, bertujuan untuk menciptakan kesetaraan dan menghasilkan generasi muda yang cerdas demi masa depan bangsa. “Program ini menitikberatkan pada kesempatan yang setara, bukan pada ketimpangan sosial, serta membangun solidaritas di antara peserta didiknya, […]

  • Kawal digitalisasi Pelaksanaan Program bantuan Sosial,Kemkomdigi

    Kawal digitalisasi Pelaksanaan Program bantuan Sosial,Kemkomdigi

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 117
    • 0Komentar

    (Fokusid. com) – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bertanggung jawab untuk memantau proses digitalisasi dalam menjalankan program bantuan sosial pemerintah, terutama dalam penyaluran dana pada Program Keluarga Harapan. Saat pertemuan koordinasi dengan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di Jakarta pada hari Jumat (4/7), Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengungkapkan bahwa Kemkomdigi telah mempersiapkan infrastruktur yang […]

  • Menyederhanakan NU Kembali ke Khittah

    Menyederhanakan NU Kembali ke Khittah

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Fokusid.com-Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhir-akhir ini ,seolah Kekacauan dan pergeseran yang terjadi di internal PBNU ini menggugah kembali ingatan kita tentang betapa rapuhnya organisasi ini ketika kepemimpinan tidak memiliki struktur yang jelas. Setiap pihak merasa memiliki hak untuk mengklaim legitimasi—Rais ‘Aam terpilih melalui Muktamar, begitu pula Ketua Umum. Masing-masing yakin memiliki mandat langsung dari […]

  • Prof  Dasco singgung isu matahari kembar Pasca  hadiri halalbihalal Gus  Imin

    Prof Dasco singgung isu matahari kembar Pasca hadiri halalbihalal Gus Imin

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid. com) – Pada malam Minggu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, perwakilan Presiden di Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, serta anggota DPR RI Ahmad Dhani dan Mulan Jameela menghadiri acara halalbihalal yang diselenggarakan oleh Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar. Dasco dan Raffi Ahmad tiba di […]

  • Menlu RI Sugiono tegaskan Palestina: Kalian akan selalu kami perjuangkan

    Menlu RI Sugiono tegaskan Palestina: Kalian akan selalu kami perjuangkan

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menegaskan komitmen Indonesia untuk selalu mendukung saudara-saudara di Palestina yang berada dalam kesulitan akibat tekanan rezim Zionis Israel. “Kepada saudara-saudara di Gaza dan di Palestina. Kalian tidak sendirian, kalian akan selalu diingat, diperjuangkan, dan diperhatikan oleh seluruh masyarakat Indonesia,” ungkap Sugiono dalam pidato yang disampaikan pada […]

expand_less