Jakarta-Fokusid.com – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan bahwa peningkatan produktivitas tenaga kerja merupakan faktor kunci bagi Indonesia untuk memperkuat daya saing ekonominya di tengah kompetisi global yang semakin ketat.
Yassierli menjelaskan bahwa produktivitas sangat berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi nasional, bersama dengan investasi dan penyerapan tenaga kerja, sehingga hal ini perlu menjadi perhatian utama dalam kebijakan jangka panjang pemerintah.
“Pertumbuhan ekonomi sangat terpengaruh oleh produktivitas. Apabila produktivitas meningkat, maka daya saing kita juga akan meningkat,” ungkap Yassierli dalam acara Indonesia Productivity Summit 2025 yang berlangsung di Jakarta, pada hari Jumat.
Ia menambahkan bahwa data menunjukkan produktivitas tenaga kerja Indonesia masih di bawah rata-rata negara ASEAN, walaupun tren pertumbuhannya menunjukkan perbaikan dalam beberapa tahun terakhir.
Sebagaimana yang diungkapkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan, produktivitas tenaga kerja Indonesia tercatat sekitar 26,6 ribu dolar Amerika Serikat (AS) per pekerja pada tahun 2022, yang masih lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata ASEAN yang sekitar 30,2 ribu dolar AS per pekerja.
Di sisi lain, kata Yassierli, data juga menunjukkan bahwa pertumbuhan produktivitas Indonesia setara dengan Malaysia dan Thailand, tetapi masih ketinggalan dibandingkan dengan China, Vietnam, dan India dalam periode yang sama.
Ia mengindikasikan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi oleh struktur tenaga kerja nasional yang didominasi oleh tenaga kerja dengan pendidikan maksimal SMA, yang mencapai sekitar 85-86 persen dari total tenaga kerja.
Ia juga menunjukkan tingginya proporsi pekerja di sektor informal, yang masih sekitar 60 persen, jadi hal ini membatasi kesempatan untuk meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.
Menurut Yassierli, pemerintah akan menguatkan pendekatan dari bawah ke atas melalui intervensi langsung di tingkat perusahaan, yang akan melengkapi strategi dari atas ke bawah seperti industrialisasi dan hilirisasi.
“Pendekatan dari bawah ke atas ini sangat penting karena perbaikan produktivitas di tingkat perusahaan, jika dilakukan secara menyeluruh, akan berpengaruh besar terhadap produktivitas nasional,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa peningkatan produktivitas adalah dasar penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja, serta membantu mencapai visi Indonesia Emas 2045,di lansir dari antara


.png)








