Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menteri Imipas Agus Andrianto sebut akan ada pemberian amnesti tahap berikutnya

Menteri Imipas Agus Andrianto sebut akan ada pemberian amnesti tahap berikutnya

  • account_circle Fokus id.com
  • visibility 191
  • comment 0 komentar

Jakarta (Fokusid.com) – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengindikasikan bahwa akan ada fase berikutnya untuk pemberian amnesti oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Kemungkinan ada kesempatan untuk mengajukan amnesti lagi kepada Bapak Presiden,” ungkap Agus ketika menjawab pertanyaan ANTARA di Jakarta, pada hari Senin.
Fase amnesti ini menyusul pemberian yang sudah diberikan kepada 1. 178 terpidana dan tahanan melalui keputusan Presiden pada hari Jumat (1/8).

Agus menyatakan bahwa mereka yang menerima amnesti telah dibebaskan. “Itu sudah dilaksanakan kemarin, pada hari Sabtu (2/8). Kami segera menyebarkan informasi ke daerah dan proses sudah dimulai,” ujarnya.
Dia pun memberikan apresiasi terhadap keputusan amnesti dari Presiden. “Ini adalah langkah hukum yang sangat signifikan,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan amnesti kepada 1. 178 individu melalui keputusan presiden yang ditandatangani pada 1 Agustus 2025.
Di antara penerima amnesti tersebut terdapat Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, yang sedang menghadapi tuntutan dalam kasus dugaan suap pergantian anggota legislatif yang berkaitan dengan Harun Masiku.
Di saat yang bersamaan, Presiden juga memberikan abolisi kepada mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong, yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi dalam impor gula di Kementerian Perdagangan.

“Presiden ingin semua elemen masyarakat terlibat dan bersatu, karena beliau merasa ‘semua anak bangsa, ayo kita bersatu untuk membangun’, terutama dengan semua kekuatan politik,” kata Supratman menjelaskan alasan Presiden dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (1/8).

Dalam perkembangan terpisah, Menteri Hukum melalui rilis resmi menyebutkan bahwa sebanyak 493 individu lainnya masih dalam tahap verifikasi untuk menerima amnesti.
Selain itu, dalam wawancara khusus dengan ANTARA, Supratman menekankan bahwa narapidana dari semua jenis kasus memiliki peluang untuk menerima hak amnesti atau abolisi dari presiden.

Menurutnya, tidak ada ketentuan dalam undang-undang yang membatasi pemberian amnesti atau abolisi hanya untuk jenis tindak pidana tertentu.
“Semua bentuk tindak pidana itu, jika Presiden ingin menggunakan hak istimewa, bisa saja,” tegas Supratman di Jakarta, pada hari Senin. (Sumber Antara)

Penulis

Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyederhanakan NU Kembali ke Khittah

    Menyederhanakan NU Kembali ke Khittah

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Fokusid.com-Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhir-akhir ini ,seolah Kekacauan dan pergeseran yang terjadi di internal PBNU ini menggugah kembali ingatan kita tentang betapa rapuhnya organisasi ini ketika kepemimpinan tidak memiliki struktur yang jelas. Setiap pihak merasa memiliki hak untuk mengklaim legitimasi—Rais ‘Aam terpilih melalui Muktamar, begitu pula Ketua Umum. Masing-masing yakin memiliki mandat langsung dari […]

  • Menhan Sjafrie tegaskan Penguatan Kekuatan TNI dalam Rapat dengan Komisi I DPR

    Menhan Sjafrie tegaskan Penguatan Kekuatan TNI dalam Rapat dengan Komisi I DPR

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin beserta Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri pertemuan kerja dengan Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara II, Jakarta Pusat, pada hari Senin (24/11/2025). Pertemuan yang dipimpin oleh Drs. Utut Adianto ini dilakukan secara tertutup dan membahas berbagai hal mengenai penguatan pertahanan negara. Dalam […]

  • harga mobil Tesla versi Harga Murah di Eropa

    harga mobil Tesla versi Harga Murah di Eropa

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com– STOCKHOLM. Tesla memperkenalkan versi terbaru dari Model 3 dengan harga yang lebih terjangkau di Eropa pada hari Jumat (5/12/2025), dua bulan setelah peluncurannya di Amerika Serikat (AS). Langkah Tesla menghadirkan model yang lebih murah di Eropa bertujuan untuk meningkatkan angka penjualannya di tengah persaingan yang semakin ketat serta permintaan yang menurun. Perusahaan ini menghadapi […]

  • Presiden Prabowo Gelar Pertemuan Khusus dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, pada Lawatan Singkat di Beijing

    Presiden Prabowo Gelar Pertemuan Khusus dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, pada Lawatan Singkat di Beijing

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Fokusid.com-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melangsungkan pertemuan khusus dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, saat kunjungan kerjanya untuk merayakan 80 tahun kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok, pada hari Rabu (03/09/2025). Pertemuan ini merupakan salah satu agenda utama bagi Presiden Prabowo untuk memperkuat kolaborasi strategis antara Indonesia dan Rusia. Sekretaris Kabinet […]

  • Pemerintah kembangkan dua program prioritas pendidikan, Kata Mendikdasmen

    Pemerintah kembangkan dua program prioritas pendidikan, Kata Mendikdasmen

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 202
    • 0Komentar

    (Fokusid.com) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengungkapkan bahwa pemerintahan di bawah Presiden Prabowo Subianto menekankan pengembangan dua program utama untuk memajukan pendidikan di Indonesia. “Yang pertama adalah peningkatan mutu lembaga pendidikan serta penerapan digital untuk memperbaiki sistem pengajaran,” ujarnya di Kota Jambi, pada hari Kamis. Ia menjelaskan, pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar […]

  • Gubernur Lemhannas tegaskan Transformasi sistem pendidikan kunci jadi negara maju

    Gubernur Lemhannas tegaskan Transformasi sistem pendidikan kunci jadi negara maju

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Ace Hasan Syadzily menyatakan bahwa perubahan pada sistem pendidikan nasional merupakan faktor penting untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang berkembang. “Tidak ada sebuah negara yang dapat maju tanpa memperkuat dasar-dasar pendidikannya,” ungkap Ace kepada wartawan di Jakarta, Kamis. Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Seminar Nasional Pendidikan […]

expand_less