Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Internasional » Menteri Luar Negeri Sugiono Buka Suara soal RI Dipatok Tarif Impor 32 Persen Donal Trump

Menteri Luar Negeri Sugiono Buka Suara soal RI Dipatok Tarif Impor 32 Persen Donal Trump

  • account_circle Fokus id.com
  • visibility 213
  • comment 0 komentar

Jakarta, Fokusid.com –Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono memberikan respon terhadap keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menetapkan tarif impor sebesar 32 persen untuk barang-barang dari Indonesia.
Sugiono menyatakan bahwa keputusan ini berfungsi sebagai pengingat bahwa Indonesia seharusnya memperkuat perekonomian dalam negeri dan tidak bergantung pada pihak lain.

“Ini adalah sesuatu yang harus kita pahami bahwa ini adalah pengingat bagi kita. Oleh karena itu, saya rasa apa yang diusulkan oleh Pak [Presiden RI] Prabowo sudah berada pada jalur yang tepat. Kita ingin menciptakan ketahanan pangan, memenuhi kebutuhan energi kita, dan ini merupakan hal dasar yang perlu dipenuhi,” ujar Sugiono saat berbincang dengan awak media di tengah pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) di Kuala Lumpur pada Rabu (9/7).

Sugiono menjelaskan bahwa upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan ketahanan pangan dan energi, serta berinvestasi dalam sumber daya manusia melalui program makanan bergizi gratis adalah langkah yang bijaksana, sebab dapat memperkuat perekonomian Indonesia di tengah tantangan global saat ini.
“Dari hal-hal ini, kita dapat benar-benar membangun kekuatan ekonomi yang tidak tergantung pada siapapun dan tetap dapat menjalankan hubungan internasional yang baik,” tambah Sugiono.

Trump secara resmi memutuskan tarif impor sebesar 32 persen untuk produk-produk asal Indonesia, yang akan berlaku mulai 1 Agustus yang akan datang. Angka ini belum termasuk tarif impor umum AS sebanyak 10 persen.
Trump menyebutkan bahwa Indonesia termasuk dalam daftar 14 negara yang mendapatkan pemberitahuan langsung terkait kebijakan tarif terbaru ini.

Selain Indonesia, terdapat sejumlah negara lain yang juga menerima pemberitahuan serupa, antara lain Malaysia, Thailand, Myanmar, Laos, Kamboja, Bangladesh, Serbia, Bosnia, Kazakhstan, Afrika Selatan, dan Tunisia.
Dua negara sekutu Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan, bahkan lebih dulu menjadi target tarif impor yang sama.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah melalui beberapa BUMN dan perusahaan swasta telah menandatangani perjanjian perdagangan dengan AS guna mendorong Trump untuk membatalkan tarif 32 persen tersebut.

Airlangga tidak merinci total nilai dari perjanjian yang telah dibuat, namun ia memastikan bahwa pelaku usaha Indonesia berkomitmen untuk melakukan pembelian barang dari AS dengan nilai mencapai US$34 miliar atau sekitar Rp553,11 triliun (dengan asumsi nilai tukar Rp16. 268 per dolar AS).
Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto juga percaya masih ada kesempatan untuk bernegosiasi dengan AS mengenai tarif ini.

Penulis

Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya ungkap modus penghindaran bea keluar oleh eksportir

    Menkeu Purbaya ungkap modus penghindaran bea keluar oleh eksportir

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com– Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan adanya empat cara penghindaran bea keluar yang sering digunakan oleh para eksportir untuk mengelak dari kewajiban pungutan saat mengekspor barang, yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi negara. Keempat cara tersebut meliputi kesalahan administratif dalam menginformasikan jumlah atau jenis barang serta pos tarif, praktik antarpulau yang menyamarkan barang ekspor sebagai […]

  • Peran Indonesia dalam IOC dan Menata ulang visi maritim

    Peran Indonesia dalam IOC dan Menata ulang visi maritim

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Indonesia baru saja terpilih menjadi anggota Dewan Eksekutif Komisi Oseanografi Antarpemerintah UNESCO (IOC) untuk periode 2025–2027. Bersama dengan China, Australia, Jepang, India, Pakistan, Palau, Korea, dan Thailand, Indonesia akan mewakili kawasan Asia Pasifik dan mengemban tanggung jawab besar dalam mengorganisir serta mengelola koordinasi antarnegara mengenai masalah kemaritiman global. Pemilihan ini bukan hanya […]

  • Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam U-23 di Piala AFF U-23 2025

    Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam U-23 di Piala AFF U-23 2025

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Fokusid.com-JADWAL siaran langsung pertandingan Tim Nasional (Timnas) Indonesia versus Brunei Darussalam U-23 di Piala AFF U-23 2025 telah diumumkan. Sesuai informasi dari Federasi Sepakbola Asia Tenggara (AFF), pertandingan pertama Grup A Piala AFF U-23 2025 ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada hari Selasa, 15 Juli 2025, jam 20. 00 WIB. […]

  • Tradisi bulan syawal, kembali suci dan merajut silaturahmi

    Tradisi bulan syawal, kembali suci dan merajut silaturahmi

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Fokusid.com_Setelah satu bulan penuh umat Muslim menjalani puasa Ramadan dengan kekhususan dan harapan, saatnya tiba bulan yang dinantikan: bulan Syawal. Syawal adalah bulan pertama setelah Ramadan dalam kalender Hijriah. Namun, perlu diingat, meskipun Ramadan telah berlalu, semangat dan kebiasaan baik tidak berhenti. Sebaliknya, bulan Syawal menjadi awal untuk membuktikan apakah kita berhasil menjadi pribadi yang […]

  • Pemerintah Tetapkan 36 Bandara sebagai Bandara Internasional, Dorong Pemerataan Ekonomi

    Pemerintah Tetapkan 36 Bandara sebagai Bandara Internasional, Dorong Pemerataan Ekonomi

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Jakarta, Fokusid.com-Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan mengumumkan bahwa sebanyak 36 bandara telah ditetapkan sebagai bandara internasional. Keputusan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas yang berlangsung pada awal Agustus 2025. “Presiden Prabowo mengarahkan agar sebanyak mungkin bandara internasional dibuka di berbagai wilayah demi mempercepat pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di daerah,” ungkap Menteri […]

  • Komisi III DPR RI setujui Rancangan Undang-Undang RUU Pidana

    Komisi III DPR RI setujui Rancangan Undang-Undang RUU Pidana

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com – Komisi III DPR RI telah menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) mengenai Penyesuaian Pidana, yang berfungsi untuk mengatur revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan mulai diterapkan pada tahun 2026, beserta beberapa undang-undang lainnya serta peraturan daerah. “Apakah kita dapat memberikan persetujuan untuk RUU Penyesuaian Pidana ini dan membawanya ke tingkat II dalam Rapat […]

expand_less