Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » PB PMII Dorong Pemerintah tetapkan darurat bencana Nasional di Sumatra

PB PMII Dorong Pemerintah tetapkan darurat bencana Nasional di Sumatra

  • account_circle Fokus id.com
  • visibility 66
  • comment 0 komentar

Jakarta-Fokusid.com-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sebagai organisasi yang berkomitmen pada nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial, memandang bahwa bencana besar yang melanda berbagai wilayah di Sumatera saat ini merupakan tragedi yang menuntut perhatian dan tindakan cepat dari seluruh komponen bangsa, terutama pemerintah. Skala dan dampak bencana yang terjadi tidak dapat dianggap sebagai kejadian biasa atau hanya bersifat lokal. Kerusakan masif, korban jiwa yang terus meningkat, serta kondisi sosial-ekonomi masyarakat yang lumpuh menunjukkan bahwa bencana ini telah melampaui kapasitas pemerintah daerah dan membutuhkan intervensi nasional secara menyeluruh. Oleh karena itu, PB PMII merasa perlu menyampaikan sikap resmi terkait sejumlah kejanggalan dalam respons pemerintah serta tuntutan yang harus menjadi prioritas bersama.

Kerancuan Pemerintah dalam Membaca Status Bencana

PB PMII menilai bahwa pemerintah pusat tidak menunjukkan ketegasan yang seharusnya dalam menetapkan status bencana di Sumatera. Indikasi kerusakan besar, meluasnya area terdampak, dan tingginya jumlah korban secara jelas memenuhi parameter penetapan Bencana Nasional sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Namun, pemerintah masih menempatkannya sebagai bencana skala wilayah, seolah-olah dampaknya dapat ditangani secara mandiri oleh pemerintah daerah. Sikap ambigu ini menunjukkan ketidaktepatan dalam membaca situasi faktual di lapangan dan berdampak pada lambatnya mobilisasi sumber daya yang diperlukan. Dalam kondisi seperti ini, kecepatan adalah kunci. Ketidaktegasan pemerintah justru memperpanjang penderitaan masyarakat dan menghambat hadirnya mekanisme penanggulangan darurat yang seharusnya telah berjalan sejak awal.

Lambannya Penanganan Pemerintah dan Potensi Penutupan Informasi

Selain kerancuan status, PB PMII juga mencermati lambannya upaya penanganan yang dilakukan pemerintah. Berbagai laporan dari kader PMII dan relawan kemanusiaan di lapangan menunjukkan minimnya koordinasi antarlembaga, keterlambatan pendistribusian logistik, minimnya fasilitas evakuasi, serta tidak meratanya akses bantuan. Situasi ini tidak hanya menghambat proses penyelamatan, tetapi juga memperburuk kondisi korban yang membutuhkan penanganan segera.

Keterlambatan yang berulang ini menimbulkan pertanyaan: apakah pemerintah benar-benar menyampaikan kondisi sesungguhnya kepada publik? Ada kesan kuat bahwa pemerintah cenderung mereduksi skala bencana atau menahan informasi tertentu, sehingga publik tidak melihat urgensi yang sesungguhnya. Dalam konteks bencana, transparansi adalah mutlak. Setiap informasi yang ditutup-tutupi hanya akan menghambat mobilisasi solidaritas nasional dan membuat masyarakat semakin rentan. PB PMII menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh mengedepankan kepentingan citra di atas keselamatan rakyat. Negara harus jujur, terbuka, dan mengutamakan keselamatan masyarakat di atas segalanya.

PB PMII Menuntut Penetapan Darurat Bencana Nasional

Berdasarkan perkembangan yang terjadi, PB PMII secara tegas menuntut pemerintah pusat untuk menetapkan bencana di Sumatera sebagai Darurat Bencana Nasional. Penetapan ini bukan sekadar perubahan nomenklatur atau status administratif, tetapi langkah strategis untuk mempercepat mobilisasi seluruh potensi nasional, termasuk TNI, Polri, BNPB, Basarnas, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, hingga lembaga-lembaga pendukung lainnya. Status nasional akan membuka peluang untuk melibatkan dukungan multi-stakeholder, baik nasional maupun internasional, secara lebih luas dan legal.

Banyaknya korban jiwa, hilangnya tempat tinggal, serta kerusakan infrastruktur vital seperti jembatan, rumah sakit, fasilitas pendidikan, dan akses energi menjadi bukti bahwa bencana ini tidak dapat ditangani secara parsial. Pemerintah harus bergerak cepat, sistematis, dan terkoordinasi. Setiap jam keterlambatan berarti nyawa yang terancam.

Gerakan Solidaritas PMII melalui Lembaga Mitigasi dan Penanganan Bencana

Sebagai bentuk kepedulian moral dan sosial secara nyata, PB PMII melalui Lembaga Mitigasi dan Penanganan Bencana PB PMII yang dalam hal ini dipimpin oleh Rico Andi Prastiawan akan menggandeng seluruh Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Koordinator Cabang (PKC) di seluruh Indonesia untuk membuka posko bantuan dan penggalangan dana secara massif. Gerakan ini merupakan wujud nyata kehadiran PMII sebagai bagian dari kekuatan masyarakat sipil yang responsif dan peduli terhadap kondisi bangsa. Penggalangan dana dilakukan bukan hanya untuk membantu kebutuhan dasar para korban seperti makanan, air bersih, pakaian hangat, dan obat-obatan, tetapi juga sebagai dukungan psikososial dan penguatan mental bagi para penyintas. PMII percaya bahwa penanganan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi amanah bersama.

PB PMII menegaskan bahwa dengan adanya Lembaga Mitigasi dan Penanganan Bencana PB PMII, PMII ingin menegaskan bahwa keselamatan rakyat harus menjadi prioritas utama. Pemerintah harus hadir secara cepat, transparan, dan bertanggung jawab. Kepada seluruh kader dan alumni PMII di seluruh Indonesia, mari kita terus bergerak, bergandeng tangan, dan menunjukkan bahwa solidaritas adalah kekuatan utama bangsa ini. Semoga bencana ini menjadi pelajaran besar bagi kita semua untuk membangun negeri dengan kesigapan, empati, dan tanggung jawab. (Sumber Berita PMIIID)

Jakarta, 29 November 2025

Mohammad Shofiyulloh Cokro

Ketua Umum PB PMII

Penulis

Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo berangkat tinjau langsung Daerah Terdampak Bencana banjir di Pulau Sumatra

    Presiden Prabowo berangkat tinjau langsung Daerah Terdampak Bencana banjir di Pulau Sumatra

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com-Presiden Prabowo Subianto berangkat ke daerah yang terkena bencana banjir di Pulau Sumatra pada Senin (01/12/2025) sekitar pukul 06. 00 WIB. Dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma di Jakarta, Presiden terbang menuju Bandara Raja Sisingamangaraja XII yang berada di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, sebagai langkah cepat dari pemerintah untuk memastikan semua tindakan penanganan bencana […]

  • Wapres Ma’ruf Amin, rencana evakuasi warga Gaza: Tidak masalah

    Wapres Ma’ruf Amin, rencana evakuasi warga Gaza: Tidak masalah

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid. com) – Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia, Ma’ruf Amin, berpendapat bahwa tidak ada masalah jika pemerintah berencana untuk mengevakuasi warga Palestina yang berada di Gaza ke Indonesia. “Yang terpenting adalah bagaimana kita dapat mengatasi kesulitan yang ada di Gaza dengan berbagai cara. Jika langkah itu bisa memberikan solusi, maka tidak ada masalah,” ungkapnya […]

  • Presiden Prabowo Apresiasi Presiden Putin dan undang Berkunjung ke Indonesia

    Presiden Prabowo Apresiasi Presiden Putin dan undang Berkunjung ke Indonesia

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengadakan diskusi bilateral dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, pada Rabu (10/12/2025). Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh pemerintah Rusia meskipun Presiden Putin sibuk dengan kegiatan kenegaraannya. “Terima kasih atas sambutan yang saya terima. Saya menyadari bahwa agenda Presiden Putin […]

  • Kemenlu-Kemen Imipas Launching penerbitan paspor diplomatik di Imigrasi

    Kemenlu-Kemen Imipas Launching penerbitan paspor diplomatik di Imigrasi

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta-(Fokusid.com) – Direktorat Jenderal Imigrasi dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri meluncurkan sebuah program penerbitan paspor dinas dan diplomatik di Kantor Imigrasi yang disebut Connected One. Sebelumnya, penerbitan paspor dinas dan diplomatik dikelola oleh Kemenlu dan dilakukan secara terpusat melalui Direktorat Jenderal Protokol […]

  • Menko (IPK) AHY tegaskan infrastruktur transportasi prioritas pembangunan nasional

    Menko (IPK) AHY tegaskan infrastruktur transportasi prioritas pembangunan nasional

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur, khususnya dalam sektor transportasi, merupakan salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional. “Infrastruktur, lebih khususnya transportasi, adalah salah satu fokus penting dalam pembangunan negara ini,” ujar Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, pada hari Selasa. Pernyataan tersebut […]

  • Presiden Prabowo tegaskan Pendidikan Adalah Investasi Terbesar Masa Depan Bangsa Indonesia

    Presiden Prabowo tegaskan Pendidikan Adalah Investasi Terbesar Masa Depan Bangsa Indonesia

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 47
    • 0Komentar

    JAKARTA-FOKUSID.COM-Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kualitas pendidikan menjadi penentu utama kemajuan suatu bangsa. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden dalam pidatonya di acara Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025 yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada hari Jumat (28/11/2025). Presiden menekankan bahwa Indonesia telah mengambil sikap politik yang tegas untuk menjadikan pendidikan sebagai fokus utama dalam […]

expand_less