Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Business » Pentingnya literasi finansial generasi Z !!

Pentingnya literasi finansial generasi Z !!

  • account_circle Fokus id.com
  • visibility 258
  • comment 0 komentar

Fokusid.com_Generasi Z, yang lahir antara tahun 1997 sampai 2012, berkembang di dalam lingkungan yang ditandai oleh kemajuan teknologi, ekonomi digital, dan media sosial. Mereka memiliki akses informasi yang sangat banyak, membuat mereka lebih mampu beradaptasi dengan perubahan. Namun, di balik semua kemajuan ini, banyak dari mereka masih menghadapi tantangan besar mengenai literasi keuangan, yaitu kemampuan untuk memahami dan mengelola uang dengan baik.

Literasi keuangan tidak hanya melibatkan kemampuan untuk menghitung uang atau membuka rekening bank, tetapi juga termasuk mengelola pengeluaran, menabung, berinvestasi, memahami risiko, serta membuat pilihan keuangan yang bijaksana. Keterampilan ini sangat penting dalam hidup di zaman sekarang, terutama di tengah ekonomi yang cepat berubah dan penuh ketidakpastian.

Mengapa Literasi Keuangan Sangat Penting bagi Gen Z?
1. Kemandirian finansial sejak usia muda
Banyak anggota Gen Z yang mulai memperoleh penghasilan saat masih sekolah, baik melalui pekerjaan lepas, bisnis online, maupun menjadi konten kreator. Namun, tanpa pengetahuan tentang keuangan, pendapatan yang diperoleh seringkali habis untuk membeli barang yang tidak perlu.
2. Menghindari jebakan utang dan pola hidup konsumeris
Kemudahan akses ke layanan seperti bayar nanti, kartu kredit digital, dan pinjaman online meningkatkan risiko Gen Z terjebak dalam utang konsumeris jika mereka tidak memiliki kontrol keuangan yang baik.
3. Persiapan masa depan yang lebih terencana
Dengan pengetahuan keuangan, Generasi Z bisa merencanakan pentingnya seperti biaya pendidikan lanjutan, membeli rumah, atau bahkan merencanakan pensiun lebih awal.
4. Beradaptasi dengan karier yang fleksibel
Banyak Gen Z yang memilih karier non-tradisional seperti freelancer, pengusaha, atau konten kreator. Hal ini mengharuskan mereka untuk belajar mengelola penghasilan yang tidak tetap dan merencanakan keuangan sendiri tanpa gaji tetap dari perusahaan.

Tantangan dalam Literasi Keuangan di Kalangan Gen Z
Walaupun Gen Z terkenal sebagai generasi digital, banyak dari mereka yang masih kurang memiliki pengetahuan dasar tentang keuangan. Berikut adalah beberapa tantangan yang mereka hadapi:
• Minimnya pendidikan keuangan di sekolah
Kurangnya penyampaian tentang pengelolaan keuangan pribadi, seperti membuat anggaran, berinvestasi, dan pengelolaan utang, dalam kurikulum pendidikan.
• Budaya konsumtif dan FOMO
Gaya hidup “ikut-ikutan” untuk eksistensi di media sosial mendorong perilaku konsumtif. Ini menjadi semakin parah dengan adanya tren belanja online, diskon besar, dan pengaruh influencer.
• Kurangnya contoh nyata dalam keuangan
Banyak tokoh publik yang menunjukkan kekayaan sebagai tolok ukur sukses, tanpa menjelaskan proses dan strategi keuangan yang mendukungnya. Hal ini menciptakan standar hidup yang tidak realistis.

Strategi untuk Meningkatkan Literasi Keuangan Gen Z
Berikut adalah beberapa cara yang dapat diterapkan oleh Generasi Z untuk membangun dasar keuangan yang kuat:
1. Belajar Membuat Anggaran
Langkah awal dalam mengelola keuangan adalah dengan menyusun anggaran. Gunakan metode sederhana seperti:
• Aturan 50/30/20
50% untuk kebutuhan (makanan, transportasi, tagihan), 30% untuk keinginan (hiburan, belanja), dan 20% untuk tabungan atau investasi.
Gunakan aplikasi seperti Money Lover, Spendee, atau Excel untuk mencatat pengeluaran dan pemasukan harian. Ini akan membantu kamu mengetahui ke mana uangmu digunakan.
2. Memiliki Dana Cadangan
Dana cadangan adalah tabungan yang hanya digunakan dalam situasi darurat seperti sakit, kehilangan pekerjaan, atau kebutuhan mendadak lainnya. Idealnya, jumlahnya setara dengan 3-6 bulan biaya bulanan.
Simpan di rekening terpisah agar tidak bercampur dengan uang belanja harian.
3. Mulai Berinvestasi Sejak Awal
Dengan kemajuan teknologi, investasi dapat dimulai dari jumlah kecil. Generasi Z dapat memulai investasi di:
• Reksa dana: ideal untuk pemula karena risikonya rendah dan dikelola oleh manajer investasi.
• Saham: baik untuk investasi jangka panjang, tetapi memerlukan pemahaman yang lebih mendalam.
• Emas digital: aman untuk melakukan diversifikasi.
• Obligasi pemerintah (ORI, SBR): sesuai untuk investasi jangka menengah dan memiliki stabilitas yang relatif baik.
Pastikan untuk melakukan riset terlebih dahulu sebelum mulai berinvestasi. Terdapat banyak sumber pendidikan gratis yang dapat diakses di YouTube, podcast, dan kelas online dari platform yang terpercaya.

4. Pahami Perbedaannya antara Kebutuhan dan Keinginan
Salah satu kunci mencapai kebebasan finansial adalah kemampuan untuk menahan diri dari godaan untuk berbelanja. Ketika ingin membeli sesuatu, tanyakan kepada diri sendiri:
• Apakah ini benar-benar diperlukan atau hanya sekadar keinginan?
• Apakah barang ini bisa meningkatkan produktivitas hidupku?
• Dapatkah pembelian ini ditunda sampai aku memiliki lebih banyak uang?
Latihan berpikir kritis seperti ini akan membantumu menghindari pengeluaran yang tidak penting.

5. Tingkatkan Pengetahuan Melalui Pembelajaran Mandiri
Ada banyak sumber belajar yang dapat diakses tanpa biaya:
• Buku: seperti “Rich Dad Poor Dad” karya Robert Kiyosaki atau “The Psychology of Money” oleh Morgan Housel.
• Podcast: seperti “Financial Fitness” atau “Uang Bicara. ”
• Kursus daring: dari platform seperti Coursera, Skill Academy, atau Pintek.
Luangkan waktu 10–15 menit setiap hari untuk belajar tentang keuangan. Investasi dalam pengetahuan ini akan memberikan dampak besar di masa depan.

6. Bangun Pemahaman Keuangan yang Positif
Pemahaman adalah dasar perilaku keuangan yang baik. Tanamkan keyakinan bahwa:
• Uang berfungsi sebagai alat, bukan tujuan utama hidup.
• Hidup hemat tidak berarti pelit, tetapi bijaksana dalam menggunakan sumber daya.
• Investasi terbaik adalah yang dilakukan pada diri sendiri: dalam hal pengetahuan, kesehatan, dan keterampilan.

Peran Keluarga dan Lingkungan
Lingkungan memiliki peranan yang penting dalam membentuk kebiasaan keuangan pada generasi Z. Orang tua sebaiknya mulai memberikan pendidikan keuangan sejak usia dini, seperti memberikan uang saku dengan tanggung jawab, menjelaskan konsep menabung, atau berdiskusi mengenai pengeluaran keluarga.

Sekolah dan perguruan tinggi juga bisa berkontribusi melalui seminar, workshop, atau komunitas diskusi tentang keuangan. Lingkungan yang mendukung akan memperkuat kesadaran finansial di kalangan anak muda.

Literasi finansial kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan hal penting bagi generasi Z untuk dapat beradaptasi dan berkembang di tengah tantangan ekonomi. Semakin cepat kamu belajar mengelola uang, semakin besar kemungkinanmu untuk mencapai kebebasan finansial di masa depan. Mulailah dengan langkah kecil: catat pengeluaran, tabung secara konsisten, dan pelajari investasi. Gunakan uang sebagai alat untuk mencapai tujuan, bukan sebagai sumber stres dalam hidup.

Penulis

Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Gelar Cek Kesehatan Gratis di Sekolah, Targetkan 53 Juta Siswa

    Pemerintah Gelar Cek Kesehatan Gratis di Sekolah, Targetkan 53 Juta Siswa

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Jakarta,Fokusid.com-Pemerintah akan segera mengimplementasikan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah mulai 4 Agustus 2025. Acara perkenalan ini akan dilakukan secara bersamaan di 12 lokasi sekolah, madrasah, dan pesantren yang tersebar di berbagai kota, termasuk Jakarta, Bandung, Semarang, Sidoarjo, dan Tangerang. “Untuk mempercepat jangkauan kami kepada masyarakat yang lebih luas, pada tanggal 4 Agustus nanti, kami […]

  • Kemendagri dorong percepatan pembangunan SPPG di daerah 3T

    Kemendagri dorong percepatan pembangunan SPPG di daerah 3T

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menekankan tekadnya dalam mempercepat pelaksanaan beberapa program strategis di tingkat nasional, di antaranya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyatakan langkah salah satu bidang di Kemendagri adalah bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk […]

  • Presiden Prabowo Pastikan Penanganan Infrastruktur dengan cepat yang Terdampak Banjir di Aceh Tenggara

    Presiden Prabowo Pastikan Penanganan Infrastruktur dengan cepat yang Terdampak Banjir di Aceh Tenggara

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Aceh Tenggara-Fokusid.com-Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan langsung ke lokasi Jembatan Pante Dona di Kabupaten Aceh Tenggara pada hari Senin (01/12/2025). Jembatan ini mengalami kerusakan total akibat banjir besar yang menerpa daerah tersebut, menyebabkan ribuan warga terjebak, dan menghentikan seluruh jalur logistik. Setelah tiba, Presiden langsung menuju daerah yang terkena dampak untuk mengamati secara langsung situasi […]

  • Barcelona kembali cetak rekor 82 tahun lalu pada 2025

    Barcelona kembali cetak rekor 82 tahun lalu pada 2025

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com – Barcelona berhasil menyamai pencapaian yang telah ada selama 82 tahun pada 2025, yakni selalu mencetak gol dalam setiap pertandingan Liga Spanyol sepanjang satu tahun kalender. Menurut informasi yang diperoleh dari situs resmi Barcelona pada hari Selasa, tim ini tampil dalam 37 pertandingan liga sepanjang 2025 dengan rincian 31 kemenangan, tiga hasil imbang, dan […]

  • Pemerintah Siapkan Kesehatan Gratis Untuk Sekolah Rakyat & Pesantren, Mulai 7 Juli

    Pemerintah Siapkan Kesehatan Gratis Untuk Sekolah Rakyat & Pesantren, Mulai 7 Juli

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Fokusid.com-Pemerintah terus memperluas jangkauan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk masyarakat dengan memulai pelaksanaan CKG di sekolah rakyat dan lembaga pendidikan yang berada di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Agama (Kemenag). “Pada 7 Juli, kita akan memulai Cek Kesehatan Gratis di sekolah rakyat, kemudian dilanjutkan pada 1 Agustus untuk seluruh sekolah […]

  • Timans Indonesia vs Malaysia:  laga Bergengsi di ASEAN U-23

    Timans Indonesia vs Malaysia: laga Bergengsi di ASEAN U-23

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Timnas U-23 Indonesia akan kembali turun ke lapangan dalam pertandingan ketiga Grup A ASEAN U-23 Championship 2025 melawan Malaysia, Senin malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga ini menjadi penentu hidup-mati bagi skuad Garuda Muda, sekaligus pembuktian sesungguhnya dari proses yang mereka bangun sejak laga perdana. Setelah menjalani dua laga […]

expand_less