Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pertukaran data dengan AS tidak bertentangan dengan HAM, Kata Menteri HAM

Pertukaran data dengan AS tidak bertentangan dengan HAM, Kata Menteri HAM

  • account_circle Fokus id.com
  • visibility 215
  • comment 0 komentar

Jakarta (Fokusid.com) – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan bahwa kesepakatan pertukaran data dengan Amerika Serikat (AS) yang terdapat dalam perjanjian dagang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip HAM.

Dia menjelaskan bahwa pertukaran data ini diatur berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia, sehingga tidak melanggar HAM atau bertentangan dengan prinsip-prinsip tersebut.

“Disebutkan dalam klausul bahwa pertukaran data itu dilakukan sesuai dengan hukum yang ada di Indonesia, dan rujukan kita adalah Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP),” ungkap Natalius dalam pernyataan tertulis yang disampaikan di Jakarta, Sabtu.

 

Dia juga menekankan bahwa pemerintah akan memastikan pertukaran data dilakukan dengan penuh kehati-hatian, bertanggung jawab, serta menjaga aspek keamanannya.

 

Natalius menegaskan bahwa pengiriman data pribadi dilakukan berdasarkan hukum yang berlaku, bukan secara sembarangan, tetapi dengan dasar hukum yang sah, aman, dan terukur dalam pengelolaan data pribadi lintas negara.

“Ini berarti tindakan yang diambil tidak bertentangan dengan HAM atau prinsip-prinsipnya,” tuturnya.

Diketahui dari situs resmi Gedung Putih, AS dan Indonesia telah menyetujui kerangka kerja untuk merundingkan Perjanjian Perdagangan Timbal Balik, yang bertujuan untuk memperkuat kerjasama ekonomi dan merupakan bagian dari kebijakan tarif resiprokal ala Presiden AS Donald Trump.

 

Salah satu poin utama dalam kesepakatan tersebut adalah penghapusan hambatan perdagangan digital, termasuk komitmen Indonesia untuk menjamin perpindahan data ke AS.

Dalam bagian Menghapus Hambatan bagi Perdagangan Digital, dijelaskan bahwa Indonesia akan mengakui AS sebagai negara dengan tingkat perlindungan data yang memadai sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia, sehingga memudahkan pemindahan data secara lintas batas.

 

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa tidak ada data pribadi warga Indonesia yang diserahkan kepada pemerintah AS sebagai bagian dari kesepakatan tarif impor antara kedua pihak.

Pernyataan Mensesneg ini terkait dengan salah satu komitmen Indonesia dalam kesepakatan tarif impor, yaitu memberikan jaminan terkait pemindahan data pribadi ke AS, yang diuraikan dalam pernyataan resmi yang dirilis oleh Gedung Putih pada 23 Juli.

“Jadi pemahaman yang tidak tepat, bukan berarti kita akan menyerahkan data-data, terutama data pribadi masyarakat Indonesia kepada mereka (AS), tidak,” kata Mensesneg saat memberikan keterangan kepada media di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (25/7).

 

Prasetyo menjelaskan bahwa beberapa platform yang dimiliki oleh perusahaan dari AS memiliki ketentuan yang mengharuskan pengguna untuk memasukkan data dan identitas mereka.

Pemerintah AS, kata Prasetyo, justru ingin memastikan bahwa data tersebut aman dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan lain.

Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk melindungi data pribadi warga Indonesia karena diatur dalam UU PDP. (Sumber Antara)

Penulis

Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah RI Potensi Kuat awal tahun 2026 seiring kontraksi data manufaktur ISM AS

    Rupiah RI Potensi Kuat awal tahun 2026 seiring kontraksi data manufaktur ISM AS

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 34
    • 0Komentar

    JAKARTA (FOKUSID.COM) – Pada pembukaan perdagangan di Jakarta hari Selasa, nilai tukar rupiah mengalami penurunan sebesar 6 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16. 746 per dolar AS, dari sebelumnya Rp16. 740 per dolar AS. Lukman Leong, analis dari Doo Financial Futures, menyatakan bahwa rupiah memiliki kemungkinan untuk menguat seiring dengan data manufaktur Institute for Supply […]

  • PB PMII Dorong Pemerintah tetapkan darurat bencana Nasional di Sumatra

    PB PMII Dorong Pemerintah tetapkan darurat bencana Nasional di Sumatra

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sebagai organisasi yang berkomitmen pada nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial, memandang bahwa bencana besar yang melanda berbagai wilayah di Sumatera saat ini merupakan tragedi yang menuntut perhatian dan tindakan cepat dari seluruh komponen bangsa, terutama pemerintah. Skala dan dampak bencana yang terjadi tidak dapat dianggap sebagai kejadian biasa atau hanya […]

  • Presiden Prabowo Disambut PM Shehbaz Sharif dengan Upacara Kenegaraan di Islamabad

    Presiden Prabowo Disambut PM Shehbaz Sharif dengan Upacara Kenegaraan di Islamabad

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 47
    • 0Komentar

    JAKARTA-FOKUSID.COM-Presiden Indonesia Prabowo Subianto mendapatkan sambutan resmi yang sangat terhormat di kediaman resmi Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, di Islamabad pada hari Selasa, 9 Desember 2025. Penerimaan ini menjadi awal dari rangkaian kunjungan kenegaraan yang dilakukan oleh Presiden Prabowo ke Pakistan, yang berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh rasa persahabatan antara kedua pemimpin. Sesampainya […]

  • Pengacara Tom Lembong daftarkan pengajuan banding vonis kasus gula ke PN Jakpus

    Pengacara Tom Lembong daftarkan pengajuan banding vonis kasus gula ke PN Jakpus

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong, yang menjabat dari 2015 hingga 2016, telah secara resmi mengajukan banding atas keputusan yang dijatuhkan kepadanya terkait dengan kasus dugaan korupsi dalam importasi gula. Pengajuan banding ini dilakukan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada hari Selasa. Pengacara Tom Lembong, Zaid Mushafi, menyatakan bahwa banding ini diajukan […]

  • Menyederhanakan NU Kembali ke Khittah

    Menyederhanakan NU Kembali ke Khittah

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Fokusid.com-Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhir-akhir ini ,seolah Kekacauan dan pergeseran yang terjadi di internal PBNU ini menggugah kembali ingatan kita tentang betapa rapuhnya organisasi ini ketika kepemimpinan tidak memiliki struktur yang jelas. Setiap pihak merasa memiliki hak untuk mengklaim legitimasi—Rais ‘Aam terpilih melalui Muktamar, begitu pula Ketua Umum. Masing-masing yakin memiliki mandat langsung dari […]

  • AS terus jadi mitra pembangunan-perdamaian ASEAN,Menlu RI tegaskan

    AS terus jadi mitra pembangunan-perdamaian ASEAN,Menlu RI tegaskan

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menyatakan di hadapan Menlu Amerika Serikat Marco Rubio tentang pentingnya peran AS sebagai mitra dalam pembangunan dan perdamaian bagi ASEAN yang berdasarkan prinsip dan selalu menghormati hukum internasional. “Sebagai pasangan dalam perdamaian, kemitraan kita harus tetap berpegang teguh pada prinsip. Menghormati hukum internasional harus menjadi komitmen […]

expand_less