Presiden Prabowo Bahas Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan, Pimpin Rapat dari Hambalang
- account_circle Fokus id.com
- visibility 106
- comment 0 komentar

residen Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih melalui konferensi video dari kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor pada akhir pekan. Doc Setpres
Fokusid.com-Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan terbatas via konferensi video dengan sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor pada akhir pekan lalu. Fokus utama pertemuan tersebut adalah untuk memantau perkembangan terbaru mengenai upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mungkin terjadi akibat kondisi cuaca panas.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan dalam keterangan tertulis bahwa Presiden Prabowo menghargai kementerian terkait serta tim yang terlibat dalam upaya mitigasi karhutla.
“Presiden memberi penghargaan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan kementerian lainnya, serta tim yang menangani kebakaran hutan dan lahan atas upaya yang telah dilakukan dalam pencegahan dan penanganan kebakaran di Indonesia,” kata Seskab Teddy.
Seskab Teddy juga menyebutkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Kepala Negara menekankan penurunan yang signifikan dalam total luas kebakaran hutan dan lahan selama dua tahun terakhir.
“Berdasarkan informasi, terdapat penurunan luas kebakaran hutan dan lahan. Sepanjang tahun 2024, luas area yang terbakar menurun dengan sangat signifikan dibandingkan tahun 2023, yakni sebesar 33,3 persen, yang menjadi sekitar 376. 805 hektare di tahun 2024. Selain itu, hingga Agustus 2025, total luas area yang terbakar juga turun menjadi 8. 955 hektare,” jelas Seskab Teddy.
Di samping itu, menurut Seskab Teddy, Presiden Prabowo menggarisbawahi kebutuhan akan penegakan hukum yang konsisten terhadap para pelaku pembakaran hutan dan lahan. Kepala Negara mengingatkan semua pihak untuk tetap waspada, karena ancaman musim kemarau masih ada.
“Penegakan hukum terus dilakukan terhadap mereka yang membakar hutan dan lahan. Presiden Prabowo mengimbau Tim Karhutla di pusat dan daerah untuk selalu siaga. Berdasarkan data dari BMKG, musim kemarau akan berlangsung hingga akhir Agustus 2025,” ungkap Seskab Teddy.
Pertemuan ini merupakan bagian dari usaha pemerintah untuk memastikan bahwa langkah mitigasi berjalan efektif menghadapi ancaman perubahan iklim dan kondisi cuaca ekstrim yang dapat meningkatkan kemungkinan kebakaran hutan dan lahan di berbagai lokasi di Indonesia. (Sumber BPMI Setpres)
Penulis Fokus id.com
Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Saat ini belum ada komentar