Presiden Prabowo gelar retret di Hambalang,beberapa menteri akan paparkan program prioritas pemerintah RI
- account_circle Fokus id.com
- visibility 27
- comment 0 komentar

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa, Barat, Selasa (6/1/2026). Doc ANTARA
Hambalang, Bogor (FOKUSID.COM) – Presiden Prabowo Subianto mengadakan retret kabinet di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada hari Selasa, yang akan dibarengi dengan presentasi dari beberapa menteri mengenai berbagai program prioritas pemerintah.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa dalam acara tersebut, para menteri akan menyampaikan hasil dan evaluasi dari program-program strategis yang telah dilaksanakan, serta rencana untuk percepatan ke depan.
“Saya hanya akan menyebutkan beberapa contoh saja. Pertama-tama, terkait dengan masalah swasembada pangan. Seperti yang disampaikan Presiden dalam perayaan Natal Bersama baru-baru ini, alhamdulillah dalam kurun waktu satu tahun kita telah berhasil mencapai swasembada pangan,” jelas Prasetyo di Hambalang, Selasa.
Prasetyo menekankan bahwa swasembada pangan merupakan salah satu pencapaian dalam satu tahun pemerintahan, yang ditunjukkan dengan tidak adanya impor beras pada tahun 2025, serta tujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan pencapaian tersebut pada tahun 2026.
Selain itu, diungkapkannya bahwa akan ada pembahasan mengenai swasembada energi, yang mencakup pencapaian lifting yang melebihi target APBN 2025 serta upaya untuk meningkatkan produksi secara cepat.
Prasetyo juga menyebutkan bahwa agenda retret akan mencakup evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat dari target 82,9 juta orang.
“Kami berharap pada tahun 2026 target tersebut dapat tercapai. Tentu saja dengan melaksanakan evaluasi yang telah dilakukan selama satu tahun, dan hari ini bertepatan dengan satu tahun dilaksanakannya program makan bergizi yang dimulai pada 6 Januari 2025 yang lalu,” ujarnya.
Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO Danantara, Rosan Roeslani, juga akan menyampaikan perkembangan pelaksanaan hilirisasi, termasuk kesiapan sejumlah proyek yang direncanakan untuk memasuki tahap peletakan batu pertama pada bulan ini, dari total sekitar 18 proyek yang telah disepakati.
Lebih lanjut, Prasetyo menambahkan bahwa retret ini juga akan mencakup pembahasan tentang program Sekolah Rakyat yang saat ini berjalan di 166 lokasi, dengan rencana penambahan sekitar 104 titik pada tahun 2026, termasuk percepatan penyediaan sarana fisik dan nonfisik.
Selanjutnya, ia menyatakan bahwa retret ini juga akan membahas penanganan bencana, terutama dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi di tiga provinsi yang terdampak bencana, serta langkah-langkah antisipatif untuk menghadapi musim hujan dengan curah tinggi di beberapa daerah seperti Kepulauan Sitaro di Sulawesi Utara, Balangan di Kalimantan Selatan, dan wilayah lainnya yang terkena dampak.
Prasetyo menyebut bahwa retret kabinet ini tidak memiliki batasan waktu dan dapat berlanjut hingga malam hari jika ada isu yang perlu dibahas lebih dalam.
“Tidak ada batasan waktu. Kami akan melihat situasinya, jika memang perlu membahas masalah yang masih ada, kami akan melanjutkan mungkin sampai malam,” tuturnya, (di Lansir dari Antara)
Penulis Fokus id.com
Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Saat ini belum ada komentar