Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Presiden Prabowo, Pentingnya Deregulasi dan Belanja Tepat Sasaran

Presiden Prabowo, Pentingnya Deregulasi dan Belanja Tepat Sasaran

  • account_circle Fokus id.com
  • visibility 114
  • comment 0 komentar

Jakarta,Fokusid.com-Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan para menteri di Kabinet Merah Putih yang membahas sektor ekonomi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (22/07/2025). Dalam pertemuan yang berlangsung cukup mendalam ini, Presiden menerima laporan mengenai perkembangan diskusi tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sedang berlangsung di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Setelah pertemuan, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah memberikan arahan yang komprehensif dan strategis, terutama mengenai langkah-langkah reformasi fiskal, fokus pada belanja negara, dan pengendalian defisit yang harus tetap terjaga.

 

“Arahan Bapak Presiden sudah sangat mendetail. Reformasi di sisi penerimaan negara harus tetap dilanjutkan agar kita dapat memperoleh pendapatan yang sesuai. Belanja akan difokuskan pada program-program yang penting,” jelas Menkeu dalam konferensi pers kepada wartawan setelah pertemuan.

Menkeu menjelaskan bahwa Presiden Prabowo sangat memperhatikan usaha menjaga defisit anggaran agar tetap pada tingkat yang sehat, sambil memastikan bahwa APBN berfungsi sebagai alat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

 

“Beliau menyampaikan bahwa jika kita bisa menciptakan kepercayaan pasar yang baik, ekonomi kita akan terus berjalan, dan dukungan terhadap ekonomi melalui APBN serta kebijakan counter cyclical dapat terlaksana,” tambahnya.

Selain membahas aspek fiskal, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya langkah deregulasi untuk menciptakan iklim usaha yang mendukung dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Bapak Presiden menekankan untuk menerapkan berbagai langkah deregulasi sehingga perekonomian dapat berkembang tanpa terlalu bergantung pada APBN. Dalam hal ini, kita perlu melakukan perbaikan pada regulasi untuk mempermudah bisnis, investasi, perdagangan, dan terutama mendorong banyak Danantara serta pemerintahan yang baik,” ungkap Menkeu.

 

Walaupun belum memberikan rincian hasil akhir diskusi APBN, Menkeu menyatakan bahwa seluruh informasi tersebut akan disampaikan secara resmi oleh Presiden Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Paripurna DPR yang dijadwalkan pada 15 Agustus mendatang.

“Oleh karena itu, nantikan terus informasi untuk 15 Agustus sesuai dengan arahan yang telah Bapak Presiden sampaikan kepada kami,” tutupnya. (Sumber BPMI Setpres)

Penulis

Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Rakyat: Presiden Prabowo Berjanji Menyelamatkan Generasi Miskin, Tetapi Apakah Ini Bisa Terwujud?

    Sekolah Rakyat: Presiden Prabowo Berjanji Menyelamatkan Generasi Miskin, Tetapi Apakah Ini Bisa Terwujud?

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Fokusid.com_Pendidikan merupakan hak dasar bagi setiap anak, namun di Indonesia, banyak anak yang masih terhalang untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak akibat keterbatasan ekonomi,Untuk mengatasi permasalahan ini, Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program Sekolah Rakyat dengan tujuan menyediakan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin, terutama yang tinggal di daerah terpencil. Program Sekolah Rakyat diharapkan mampu […]

  • Dugaan Kecurangan Sistematis Warnai Konfercab Gp Ansor Lumajang

    Dugaan Kecurangan Sistematis Warnai Konfercab Gp Ansor Lumajang

    • account_circle Ardinata
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Lumajang – Konferensi Cabang (Konfercab) GP Ansor Kabupaten Lumajang yang digelar di Yayasan Darul Falah, Karangbendo, Tukum, Kecamatan Tekung, diduga diwarnai kecurangan secara sistematis. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (07/02/2026) itu menuai penolakan dari sejumlah peserta. “Sejak registrasi sudah terlihat tidak netral. Ada intimidasi dan pengondisian dukungan kepada salah satu calon,” tegas Hamid. Selain itu, […]

  • Menkum Supratman tegaskan lembaga Posbankum,memperkuat kearifan lokal

    Menkum Supratman tegaskan lembaga Posbankum,memperkuat kearifan lokal

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jakarta-Fokusid.com – Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyatakan bahwa keberadaan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) bertujuan untuk memperkuat kearifan lokal, bukan untuk menggantinya. “Posbankum kami tujukan untuk menyelesaikan masalah dengan cara damai dan tidak melalui pengadilan,” ujar Supratman di acara “Peresmian Posbankum Desa/Kelurahan serta Pembukaan Pelatihan Peacemaker dan Paralegal Provinsi Jawa Timur” di Surabaya, pada Kamis […]

  • MENTAL LOAD: BEBAN TAK KASAT MATA YANG DIEMBAN PEREMPUAN

    MENTAL LOAD: BEBAN TAK KASAT MATA YANG DIEMBAN PEREMPUAN

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Fokusid.com_Saat membahas beban yang harus dihadapi dalam kehidupan sehari-hari, kita cenderung memfokuskan perhatian pada beban fisik yang terlihat, seperti pekerjaan, mengurus rumah, atau merawat anak. Namun, ada satu jenis beban yang seringkali terabaikan meskipun dampaknya sangat signifikan. Beban ini tidak dapat dilihat, tetapi sangat berpengaruh dalam kehidupan perempuan. Mental load—atau beban mental—adalah tekanan psikologis yang […]

  • Menkomdigi tegaskan tak rencanakan batasi WhatsApp Call dan VoIP

    Menkomdigi tegaskan tak rencanakan batasi WhatsApp Call dan VoIP

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa pemerintah tidak memiliki rencana untuk membatasi layanan panggilan suara dan video berbasis internet atau voice over IP (VoIP), termasuk di dalamnya WhatsApp Call. Pernyataan ini dibuat untuk mengklarifikasi berita yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. “Saya ingin menegaskan bahwa pemerintah tidak sedang merancang […]

  • Politisi PDIP: Narasi bikin bingung publik ,Jokowi Bilang Ada Agenda Besar Politik di Balik Isu Ijazah

    Politisi PDIP: Narasi bikin bingung publik ,Jokowi Bilang Ada Agenda Besar Politik di Balik Isu Ijazah

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 129
    • 0Komentar

    JAKARTA,Fokusid.com – Anggota PDIP Aria Bima memberikan tanggapan terhadap pernyataan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut adanya agenda politik besar di balik isu ijazah palsu. Dia mengingatkan Jokowi sebaiknya menyampaikan hal-hal yang memberikan pencerahan bagi masyarakat alih-alih malah menciptakan kebingungan. “Sebagai presiden yang sudah dua kali menjabat, seharusnya Pak Jokowi fokus pada isu-isu besar […]

expand_less