Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Presiden Prabowo Prioritaskan Pemberantasan Korupsi Setiap Rupiah untuk Kepentingan Rakyat

Presiden Prabowo Prioritaskan Pemberantasan Korupsi Setiap Rupiah untuk Kepentingan Rakyat

  • account_circle Fokus id.com
  • visibility 46
  • comment 0 komentar

JAKARTA-FOKUSID.COM-Presiden Prabowo Subianto menegaskan keteguhan pemerintah dalam menanggulangi korupsi yang selama ini menggerogoti anggaran negara dan menghalangi peningkatan mutu pendidikan nasional. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Negara saat acara Puncak Peringatan Hari Guru Tahun 2025 yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada hari Jumat (28/11/2025).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo kembali menekankan adanya praktik mark up dan penyimpangan anggaran yang menurutnya masih berlangsung di beberapa kementerian dan lembaga. Kepala Negara menginstruksikan semua pihak terkait untuk memperkuat pengawasan internal secara menyeluruh.

“Anggaran terganggu, mark up di mana-mana. Saya minta para menteri untuk memperhatikan anak buahmu, awasi pejabat-pejabatmu. Jangan pernah berpikir saya tidak tahu. Ini adalah peringatan untuk para menteri, kepala badan, dan pejabat. Perbaiki semua aparatur kalian,” tegas Presiden.

Kepala Negara menekankan bahwa setiap rupiah dari anggaran negara harus digunakan sepenuhnya demi kepentingan masyarakat, terutama dalam sektor pendidikan yang menjadi dasar kemajuan bangsa.

“Kita memerlukan setiap rupiah untuk rakyat. Untuk kepentingan guru-guru, untuk perbaikan sekolah. Jangan mencuri uang rakyat. Harus waspada,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa teknologi digital kini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melaporkan dugaan penyimpangan secara langsung kepadanya. Menurut Presiden, hal ini tidak boleh dianggap sepele oleh para pejabat yang masih mencoba bermain-main dengan anggaran negara.

“Sekarang ada teknologi digital. Rakyat, anak-anak dari desa mana pun bisa langsung menghubungi saya,” ungkap Presiden.

Kepala Negara juga meminta dukungan dari para guru untuk bersama-sama membangun bangsa dan mendukung upaya pemberantasan korupsi.

“Selamat berjuang, terima kasih atas pekerjaan kalian, terima kasih atas pengorbanan kalian. Bersama-sama, kita bangun bangsa ini. Saya mohon dukunganmu, saya mohon doamu. Bantulah saya dalam memberantas korupsi,” ucap Presiden. (Sumber BPMI Setpres)

Penulis

Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forum Sesepuh Kiai Nahdlatul Ulama Harap PBNU Segera Islah

    Forum Sesepuh Kiai Nahdlatul Ulama Harap PBNU Segera Islah

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Jakarta-FOKUSID.COM-Sekumpulan kiai senior Nahdlatul Ulama berkumpul di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur pada hari Ahad (30/11/2025). Pertemuan yang disebut Forum Musyawarah Sesepuh Nahdlatul Ulama ini diprakarsai oleh KH Anwar Manshur dari Lirboyo dan KH Nurul Huda Djazuli dari Ploso. Dalam acara yang diadakan secara hibrid tersebut, 10 masyayikh hadir, yaitu KH Anwar Manshur […]

  • Pemilu Perlu Sistem berkelanjutan buntut putusan MK, Wamendagri

    Pemilu Perlu Sistem berkelanjutan buntut putusan MK, Wamendagri

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Badung (Fokusid. com) – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memberikan tanggapan terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi mengenai pemisahan antara pemilu nasional dan pemilu lokal dengan menyatakan bahwa Indonesia membutuhkan sistem pemilu yang berkelanjutan. Saat berada di Kabupaten Badung, Bali, pada hari Sabtu, Bima menyebutkan bahwa pemikiran seharusnya tidak terus-menerus melakukan perubahan pada sistem […]

  • Presiden Prabowo hormati proses hukum penangkapan Wamenaker oleh KPK

    Presiden Prabowo hormati proses hukum penangkapan Wamenaker oleh KPK

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Jakarta (Fokusid.com) – Presiden Prabowo Subianto menghargai langkah hukum yang sedang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer. “Presiden telah menerima informasi dan menyatakan bahwa ini adalah wewenang hukum, beliau menghormati proses yang berlangsung di KPK dan memperbolehkan proses hukum itu berlangsung sesuai prosedur,” […]

  • Khoirul Anam Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua IKA PMII Lumajang pada Muscab IV

    Khoirul Anam Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua IKA PMII Lumajang pada Muscab IV

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Lumajang-Fokusid.com — Khoirul Anam resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Lumajang dalam Musyawarah Cabang (Muscab) IV yang diselenggarakan pada Minggu, 23 November 2025, di Aston Inn Lumajang. Forum Muscab berjalan dinamis dan penuh semangat persaudaraan. Melalui proses musyawarah yang menyeluruh, seluruh peserta menyepakati satu nama calon […]

  • Budaya yang tergerus zaman, kita harus peduli !!

    Budaya yang tergerus zaman, kita harus peduli !!

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Fokus.id.com_Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan warisan yang menakjubkan. Dari Sabang hingga Merauke, ribuan tradisi, bahasa, seni, dan adat istiadat saling berinteraksi untuk membentuk identitas bangsa yang unik dan beragam. Setiap daerah memiliki warisan budayanya sendiri, mencakup tarian, pakaian adat, alat musik tradisional, hingga cerita rakyat yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. […]

  • Faktor Psikologis di Balik Gaya Komunikasi Cepat Generasi Z di Era Digital

    Faktor Psikologis di Balik Gaya Komunikasi Cepat Generasi Z di Era Digital

    • account_circle Fokus id.com
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Fokusid.com-Di zaman digital yang cepat dan saling terhubung, ketakutan akan kehilangan atau Fear of Missing Out (FOMO) menjadi salah satu tekanan mental yang signifikan bagi cara berkomunikasi Generasi Z. FOMO lebih dari sekadar rasa cemas terhadap tertinggalnya tren, melainkan sebuah dorongan yang kuat untuk selalu terlibat dan aktif di dunia online sebagai bagian dari identitas […]

expand_less