banner 728x250

Silaturahmi Pemerintah dan Mahasiswa di Istana Negara: Bangun Perspektif Bersama untuk Kemajuan Bangsa

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, serta Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro dengan sejumlah perwakilan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan, di Istana Negara Jakarta, Kamis (04/09/2025) malam. Sumber Setpres
banner 120x600

Fokusid.com,Jakarta-Suasana yang hangat dan akrab menghiasi pertemuan antara Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, serta Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro dengan beberapa perwakilan mahasiswa dari beragam organisasi, di Istana Negara Jakarta, pada malam Kamis (04/09/2025).

Acara yang dimulai sekitar pukul 19. 00 WIB tersebut diawali dengan sambutan dari Mendiktisaintek Brian Yuliarto. Dalam sambutannya, Brian mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran para pemimpin organisasi mahasiswa dan menekankan pentingnya kontribusi mahasiswa dalam membangun masa depan bangsa.

“Pertama-tama kami ingin mengucapkan terima kasih atas kehadiran Anda sekalian malam ini untuk saling bertemu dan membangun pandangan yang sama mengenai bangsa dan negara kita. Di tengah berbagai kesibukan yang ada, kita semua pasti ingin negara kita semakin maju dan sejahtera, agar pada akhirnya kita bisa setara dengan negara-negara maju lainnya,” katanya.

Dia menambahkan, mahasiswa mempunyai tanggung jawab penting untuk memastikan langkah gerakan mahasiswa tetap sejalan dengan pembangunan negara.

“Penggerak mahasiswa seperti kalian adalah harapan bagi semua, untuk menyampaikan pandangan dan arah gerakan mahasiswa ke depan, sehingga kita dapat bersama-sama membangun sinergi dan menjalankan peran masing-masing,” imbuhnya.

Di sisi lain, Mensesneg Prasetyo Hadi dalam sambutannya juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang bersedia hadir dan menjadikan Istana Negara sebagai lokasi dialog bersama pemerintah. Ia bahkan menyatakan bahwa dirinya telah meminta izin kepada Presiden Prabowo untuk menggunakan Istana Negara dalam pertemuan ini.

“Saya telah meminta izin kepada Bapak Presiden, meskipun bukan Bapak Presiden apakah boleh kami meminjam tempat ini? Silakan, Istana ini bukan milik Presiden, melainkan milik kita bersama karena saya ingin bertemu dengan kalian. Sampaikan salam saya dan silakan ungkapkan apa yang ingin kalian sampaikan,” ujar Mensesneg.

Mensesneg juga mengajak para mahasiswa untuk secara terbuka menyampaikan aspirasi tanpa terjebak dalam istilah atau pilihan kata yang kaku.

“Saya dan kami terus berusaha memahami apa yang menjadi harapan dari semua pihak, terutama dari kalian mahasiswa,” tuturnya.

Pertemuan ini dihadiri oleh lebih dari 30 perwakilan organisasi mahasiswa dari berbagai universitas dan organisasi ekstra, termasuk Himapolindo, BEM SI Kerakyatan, Fornasossmass, PB HMI, GMNI, GMKI, PMII, SEMMI, KAMMI, serta Generasi Muda FKPPI. Keberagaman kehadiran ini menunjukkan sikap terbuka pemerintah untuk merangkul seluruh elemen mahasiswa dalam pembangunan bangsa.

Silaturahmi yang berlangsung dengan akrab ini dilanjutkan dengan kesempatan bagi mahasiswa untuk menyampaikan pendapat, gagasan, serta aspirasi langsung kepada pemerintah.

Pertemuan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk bersikap terbuka berdialog dengan semua komponen bangsa, karena meningkatkan kesejahteraan rakyat adalah tanggung jawab bersama. (Sumber BPMI Setpres)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *