Tim nasional U22 Pulang cepat meskipun menang 3-1atas Timnas U22 Myanmar
- account_circle Fokus id.com
- visibility 57
- comment 0 komentar

Pesepak bola Timnas U22 Indonesia Toni Firmansyah (kiri) berupaya melewati adangan pesepak bola Timnas Myanmar Oakkar Naing (kedua kanan) pada pertandingan babak penyisihan Grup C Sepak Bola SEA Games 2025 di The 700th Anniversary of Chiang Mai Stadium, Chiang Mai, Thailand, Jumat (12/12/2025). Doc ANTARA
Jakarta-Fokusid.com – Tim nasional U22 Indonesia harus pulang lebih awal dari SEA Games 2025 di Thailand meskipun berhasil mengalahkan Timnas U22 Myanmar dalam laga terakhir Grup C cabang sepak bola putra dengan skor 3-1.
Timnas U22 Indonesia bertemu Myanmar pada pertandingan terakhir Grup C, yang juga menentukan nasib mereka di cabang sepak bola putra SEA Games 2025 di Thailand. Pertandingan antara Timnas U22 Indonesia dan Myanmar berlangsung di Stadion Ulang Tahun ke-700 Chiang Mai, Thailand, pada hari Jumat (12/12/2025).
Akhir pertandingan berakhir dengan skor 3-1, berpihak pada Indonesia.
Myanmar lebih dulu mengejutkan Indonesia dengan gol dari Min Maw Oo pada menit ke-29. Indonesia berhasil membalikkan keadaan dan meraih kemenangan berkat gol dari Toni Firmansyah dan dua gol Jens Raven.
Meskipun demikian, kemenangan ini tidak cukup untuk membawa Indonesia ke semifinal, karena kalah dalam produktivitas gol dari Malaysia, yang menjadi runner-up terbaik.
Pertandingan dimulai dengan Indonesia yang berusaha keras mencetak gol cepat, segera mengambil alih kontrol permainan sejak menit pertama. Pada menit keempat, Rayhan Hannan mendapatkan kesempatan. Dia menyerang ke kotak penalti dan melepaskan tembakan, tetapi sayangnya bola melebar di sisi kiri gawang Myanmar.
Myanmar memberikan respons dua menit setelahnya. Moe Swe mencoba melakukan tembakan yang juga melebar di sisi kanan gawang Indonesia yang dijaga oleh Daffa Fasya.
Indonesia terus mendominasi penguasaan bola dalam laga ini. Namun, serangan dari tim yang dilatih Indra Sjafri masih menemui jalan buntu. Terlebih lagi, pertahanan Myanmar terlihat solid dan rapat, sulit untuk ditembus oleh Garuda Muda selama 15 menit awal.
Pada menit ke-29, malapetaka datang bagi Indonesia. Min Maw Oo melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang berhasil menjebol pojok kiri gawang Indonesia. Kondisi ini membuat peluang Indonesia semakin berat untuk mencapai semifinal, karena Indra Sjafri dan tim memerlukan empat gol untuk melanjutkan langkah mereka.
Menjelang akhir babak pertama, Indonesia terus berupaya menyerang gawang Myanmar. Namun, pertahanan Myanmar berhasil mencegah dua peluang emas Indonesia dari situasi sepak pojok. Akhirnya, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-45.
Toni Firmansyah mampu memanfaatkan kesalahan dari kiper Myanmar dan mengubah situasi tersebut menjadi gol, menjaga harapan Garuda Muda untuk lolos dari fase grup. Skor 1-1 menutup babak pertama.
Di babak kedua, Indonesia kembali mengontrol permainan sejak awal. Akan tetapi, Myanmar menunjukkan keberanian untuk melawan lebih gigih menghadapi serangan Garuda Muda.
Pertandingan semakin menarik memasuki menit ke-55 dengan kedua tim saling menyerang.
Bahkan, Myanmar hampir membalikkan keadaan pada menit ke-56. Zaw Win Thein berlari bebas memasuki kotak penalti dan berhadapan langsung dengan Daffa Fasya.
Beruntung untuk Indonesia, tembakannya melambung tinggi. Walaupun Indonesia mendominasi permainan, penyelesaian akhir dari anak-anak didik Indra Sjafri kurang maksimal.
Mereka tampak kebingungan saat mendekati kotak penalti lawan. Rasa frustrasi terlihat ketika Ivar Jenner mencoba melakukan tembakan spekulatif pada menit ke-71, yang bahkan tidak mengarah ke gawang.
Tak lama setelah itu, Myanmar yang tidak mampu menciptakan peluang malah nyaris membuat gol bunuh diri, yang akan menguntungkan Indonesia. Namun, bola mengenai tiang gawang dan melambung keluar lapangan.
Kadek Arel mengejutkan Myanmar pada menit ke-79. Sundulannya yang menyambut lemparan ke dalam dari Robi Darwis mengarah ke gawang, namun reaksi cepat dari kiper Hein Htet Soe berhasil menggagalkan peluang tersebut, melindungi gawangnya dari kebobolan.
Indonesia akhirnya meningkatkan keunggulan menjadi dua gol pada menit ke-89 melalui torehan Jens Raven. Dia berhasil memanfaatkan umpan dari Muhammad Ferarri yang tepat di depan gawang.
Garuda Muda menambah koleksi golnya di menit kelima waktu tambahan setelah Jens Raven mencetak gol kedua.
Skor akhir 3-1 menutup pertandingan ini, namun itu tidak cukup bagi Indonesia untuk melanjutkan usaha menuju semifinal.
Susunan pemain Timnas U22 Indonesia vs Myanmar:
Indonesia: 22-Daffa Fasya (Kiper); 3-Kakang Rudianto, 4-Kadek Arel, 5-Ivar Jenner, 6-Robi Darwis, 8-Rayhan Hannan (7-Zanadin Fariz 31′), 9-Mauro Zijlstra, 10-Rafael Struick (11-Hokky Caraka 46′), 16-Dony Tri Pamungkas, 18-Toni Firmansyah (21-Jens Raven 69′), 20-Frengky Missa.
Pelatih: Indra Sjafri.
Myanmar: 23-Hein Htet Soe (Kiper); 4-Myat Phone Khant, 7-Moe Swe, 9-Than Toe Aung (11-Saw Myo Zaw 78′), 10-Zaw Win Thein, 13-Phyo Pyae Sone, 15-Kaung Htet Paing, 17-Ye Yint Phyo, 19-Thurain Tun (18-Swan Htet 78′), 21-Oakkar Naing, 22-Min Maw Oo.
Pelatih: Kurosaki Hisashi.
Penulis Fokus id.com
Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Saat ini belum ada komentar