TNI terjunkan Ribuan personel dalam proses pemulihan bencana Sumatera
- account_circle Fokus id.com
- visibility 58
- comment 0 komentar

Wakil Kepala Pusat Penerangan (Wakapuspen) TNI Brigjen Osmar Silalahi (kedua dari kiri) memberikan keterangan kepada wartawan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (7/12/2025). doc ANTARA
Jakarta-Fokusid.com – Brigjen TNI Osmar Silalahi, yang menjabat sebagai Wakil Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, mengungkapkan bahwa mereka telah mengerahkan 33. 837 anggota untuk mendukung pemulihan bencana di kawasan Sumatera.
“Secara keseluruhan, TNI telah menugaskan 33. 837 personel untuk mempercepat penanganan di lapangan,” ujar Osmar saat dihubungi di Jakarta pada hari Kamis.
Osmar menambahkan bahwa ribuan anggota tersebut bertanggung jawab dalam berbagai kegiatan, mulai dari membantu evakuasi korban, mengoperasikan dapur lapangan dan posko kesehatan, mendistribusikan logistik, hingga membangun jembatan.
Dia juga menyampaikan bahwa ada anggotanya yang bertugas membersihkan jalan yang terhalang oleh lumpur akibat banjir besar dan tanah longsor.
Selain itu, Osmar juga menjelaskan bahwa ada personel yang dipersiapkan untuk mengoperasikan alat utama sistem senjata (alutsista) udara, laut, dan darat dalam distribusi logistik.
Secara keseluruhan, terdapat 76 alutsista yang saat ini masih beroperasi untuk mengirimkan logistik ke wilayah Sumatera.
“Alutsista tersebut terdiri dari 23 pesawat angkut, 35 helikopter, 16 kapal perang (KRI), dan 3 kapal ADRI,” jelas Osmar.
Osmar menambahkan bahwa ada kemungkinan mereka akan meningkatkan jumlah personel yang dikerahkan ke Sumatera. Dengan langkah ini, diharapkan proses pemulihan pasca-bencana di Sumatera dapat berlangsung dengan optimal.
Penulis Fokus id.com
Fokusid.com merupakan sebuah platform media informasi yang hadir untuk memberikan akses berita dan pengetahuan yang akurat, terpercaya, dan berimbang kepada masyarakat. Sebagai alat media informasi, Fokusid.com berkomitmen untuk menyajikan konten yang relevan dan berkualitas,Dengan mengedepankan integritas jurnalistik dan prinsip keberimbangan dalam penyajian informasi.

Saat ini belum ada komentar